Tevez menjadi motor utama laju City musim ini. Saking pentingnya, penyerang asal Argentina itu hanya dua kali absen dari total 13 partai yang sudah dilakoni City musim ini.
Akan tetapi, Mancini juga risau Tevez akan kelelahan. Ia pun kemudian menuturkan rencananya memberikan istirahat buat Tevez pekan ini. Mengingat bahwa di akhir pekan City akan menghadapi Arsenal di Liga Primer, maka Tevez lebih mungkin diistirahatkan saat menghadapi Lech Poznan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Faktor tipisnya stok pemain depan adalah argumentasi Mancini terkait hal tersebut. Tapi selain itu hal ini mungkin juga dikarenakan Mancini mewaspadai benar kiprah Lech yang kini sedang memuncaki klasemen Grup A bersama City dengan poin setara, empat.
Faktanya, Lech memang sempat bikin terkejut Eropa setelah bisa menahan imbang klub raksasa Italia, Juventus, dengan skor 3-3 saat bertandang ke Olimpico Turin.
Lech pun mengusung semangat serupa untuk bikin kejutan lain di Manchester. Klub Polandia itu kian berbahaya karena punya semangat ekstra di Liga Europa menyusul penampilan buruk di kompetisi domestiknya --Lech berada di posisi tiga dari dasar klasemen.
"Kami mendapatkan motivasi besar dari partai-partai di Eropa," tutur Pelatih Lech Jacek Zielinski di Sport360.
"Kami tampil buruk di liga kami, tapi aku yakin kalau di Manchester kami sekali lagi akan bisa menunjukkan bahwa kami mampu memeragakan sepakbola atraktif dan efektif," serunya.
Dengan potensi kejutan dari lawan itulaha maka Mancini niscaya akan tetap menyiagakan sejumlah pemain terbaiknya, termasuk Tevez, sebagai langkah mengantisipasi. Kekalahan atau hasil imbang di titik ini jelas akan merusak momentum The Citizens yang sudah memenangi tiga dari empat partai terakhirnya di seluruh kompetisi, dengan satu partai lain berakhir seri.
(krs/mrp)










































