Setidaknya dalam dua pertandingan melawan Inter, Bale adalah orang yang paling disorot. Di pertemuan pertama, ia sukses menggelontor gawang La Beneamata tiga kali. Sayangnya, pelatih Rafael Benitez menyebut, tiga gol itu lahir karena skuadnya kehilangan fokus setelah unggul 4-0.
Dengan arti lain, Benitez seperti mengecilkan kemampuan Bale untuk menusuk dari sisi kiri. Sebaliknya, pelatih Tottenham Hotspur, Harry Redknapp, melihat ini sebagai sebuah senjata ampuh untuk menghantam Inter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua gol Spurs, melalui Peter Crouch dan Roman Pavlyuchenko, hadir berkat assist-nya. Gol terakhir yang diciptakan Pavlyuchenko juga membuktikan betapa kencangnya Bale di sisi lapangan dan betapa gagalnya Maicon menutup pergerakannya.
"Dia berlari dan terus berlari dengan kecepatan dan teknik mengagumkan. Dia bisa memberikan masalah bagi siapa saja yang menempati pos bek kanan," ujar kiper Spurs, Carlo Cudicini, di Football Italia.
Seperti yang dikatakan Benitez seusai laga, Maicon memang impresif kala membantu serangan. Sayangnya, ia lalai dalam bertahan, setidaknya pada dinihari tadi,
"Kami harusnya menangani Bale dengan lebih baik dalam situasi satu lawan satu dan juga secara wilayah, tapi kami tak melakukannya malam ini dan itu jadi penentu kekalahan," ucap Benitez kemudian.
Penyesalan memang selalu datang belakangan.
(roz/a2s)











































