Laurent Blanc sebagai penerima tongkat kepelatihan dari pelatih sebelumnya Raymond Domenech mendapati Prancis memang dalam kondisi amburadul. Bukan tak mudah untuk mereparasi mental para pemain usai terpuruk di Piala Dunia 2010 dengan segala permasalahan teknis dan non teknis.
Di awal rezim kepelatihannya pun, jalan Blanc tak mudah dengan menelan dua kekalahan di dua laga pertamanya, dari Norwegia dan Belarusia. Namun setelahnya di tiga laga terakhir, Blanc selalu sukses membawa Prancis meraih kemenangan atas Bosnia-Hezergovina, Rumania dan Luksemburg.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi laga kompetitif Prancis baru dimulai pada Maret 2011 melawan Luksemberg. Sesudah melawan Inggris, Prancis akan melawan Brasil juga pada laga persahabatan Februari 2011. Jika berhasil menang, maka rangking Prancis yang kini ada di posisi ke-18 akan terkatrol.
"Banyak laga yang akan dimainkan di Liga Primer namun ketika Anda bermain melawan Inggris di Wembley, maka itu adalah momen yang sangat besar," sahut winger Prancis Florent Malouda di AFP.
"Dengan penampilan dan hasil yang baik maka itu akan bagus bagi kepercayaan diri kami dan membuktikan kami ini tim seperti apa. Kami sedang menanjak lagi dan ini adalah momen bagi para pemain muda untuk membuat sedikit sejarah. Namun jangan beri beban terlalu banyak kepada mereka," sambung Malouda.
"Laga kami selanjutnya melawan Inggris lalu Brasil. Jika kami tampil baik maka aura positif akan menaungi kami untuk melakoni laga kualifikasi Piala Eropa."
"Misi kami adalah menaikkan peringkat di rangking FIFA dan bermain serta tampil baik melawan tim seperti Inggris dan Brasil. Ini kesempatan yang baik untuk melakukannya," pungkas pesepakbola 29 tahun yang merumput di Chelsea itu.
(mrp/key)











































