Kekalahan 1-2 dari Chievo Minggu kemarin membuat Inter terpuruk di posisi ke-6 Seri A dan tertinggal sembilan poin dari AC Milan di puncak. Ini adalah start terburuk Inter sejak 2004 ketika Seri A sudah berjalan 13 pekan.
Jelas dengan pencapaian yang dilakukan musim lalu dengan merebut Treble Winner, apa yang sudah diberikan Rafa untuk Inter sangatlah buruk. Maka suara-suara sumbang pun mulai bermunculan yang meminta Rafa segera dipecat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya," tegas Moratti ketika ditanya apakah ia masih mempercayai Rafa atau tidak.
"Jelas ini menjengkelkan dan tidak menyenangkan rasanya. Dalam beberapa hal kami sedang mengalami situasi yang tak baik. Banyaknya pemain yang cedera membuat perubahan itu sulit dilakukan," sambungnya seperti dilansir Football Italia.
"Kami tidak mau terus begini dan segera akan merespon dengan baik di ajang Liga maupun Liga Champions atau Coppa Italia," tandas taipan minyak itu.
Diberitakan sebelumnya dua laga Nerazzuri dalam sepekan ini jadi penghakiman untuk Rafa. Setelah gagal melawan Chievo, kini kemenangan atas Twente di matchday V Grup A Liga Champions tengah pekan ini akan jadi penyelamat nasib pria berkebangsaan Spanyol itu.
"Namun kita liha saja apakah kami akan mendapat hasil bagus melawan Twente. Kami paham bahwa laga Rabu besok adalah sangat penting, Namun kami harus menghadapinya dengan tenang," pinta Moratti.
"Kami sedang mengalami masa-masa yang buruk. Pemain kami banyak yang cedera. Namun aku mengharapkan reaksi dari tim ini," tuntasnya.
(mrp/arp)











































