Bertanding di Amsteram ArenA, Rabu (24/11/2010) dinihari WIB, Ajax tak mampu memuaskan puluhan ribu pendukungnya. De Godenzonen tak tampil meyakinkan, berkali-kali kombinasi Luis Suarez-Mounir El Hamdaoui-Miralem Sulejmani gagal. Pun di tengah, mereka kalah penguasaan bola dari gelandang-gelandang Madrid.
Imbasnya, gawang Maarten Stekelenburg digelontor empat kali. Ajax kalah dan akhirnya tersingkir dari Liga Champions. Bagi mereka, hasil ini seperti memperburuk performa yang sudah turun-naik di Eredivisie.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tak menyalahkan pemain saya malam ini. Mereka ingin memberikan yang terbaik dan itulah yang mereka lakukan. Yang bisa saya katakan adalah, kekalahan ini pantas kami dapat," ujarnya di situs resmi UEFA.
"Satu hal positif dari ini adalah kami mendapatkan pengalaman. Real Madrid adalah salah satu tim terbaik di dunia."
"Anda bisa melihat ada perbedaa besar di level ini. Tapi, ini benar-benar pengalaman berharga untuk kami," tukasnya.
Ajax masih bisa berlaga di Liga Europa andai mereka bisa mengalahkan AC Milan di matchday VI Liga Champions. Syarat lainnya, Madrid di saat bersamaan mengalahkan Auxerre dan tak peduli hasil apapun yang mereka raih atas Milan.
(roz/mrp)











































