Arsenal dituntut menang untuk mengamankan tiket 16 besar saat menghadapi Partizan Belgrade dalam laga dinihari tadi. Pada akhirnya tim Gudang Peluru berhasil memenuhi target tersebut. Robin van Persie dkk. menang 3-1.
Namun kemenangan itu diraih dengan tidak mudah. Butuh tendangan penalti untuk bisa memecah kebuntuan bagi Arsenal. Setelah berhasil memimpin 1-0, lawan sukses menyamakan skor 1-1. Menjelang peluit panjang, tim London Utara harus kehilangan Bacary Sagna karena kartu merah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wenger berpendapat bahwa hal ini juga disebabkan oleh mental anak buahnya dalam menghadapi laga ini. "Saya menilai bahwa kecepatan kami dalam melakukan operan tidak cukup baik dan saya melihat tim juga merasa nervouz," tandas pria berjuluk The Professor itu.
"Saya sendiri tak pernah merasa benar-benar nervouz. Memang, saya khawatir karena kita tak bisa bilang kita bisa tidak risau ketika kedudukan imbang 1-1. Namun saya rasa kami memiliki potensi untuk mencetak gol dan di 20 menit terakhir fisik lawan akan menurun. Saya selalu yakin kami bisa lolos namun kita tak akan pernah tahu seperti apa ceritanya," tutup dia.
(nar/din)











































