De Boer Kembalikan Visi Ajax

De Boer Kembalikan Visi Ajax

- Sepakbola
Kamis, 09 Des 2010 11:56 WIB
De Boer Kembalikan Visi Ajax
Milan - Frank De Boer mengawali pekerjaannya sebagai pelatih sementara Ajax Amsterdam dengan menundukkan AC Milan di laga terakhir Liga Champions. Kehadiran De Boer mengembalikan visi Ajax.

De Boer diangkat sebagai pelatih interim Ajax pada Senin (6/12/2010) setelah pelatih sebelumnya, Martin Jol, mengundurkan diri. Untuk level pelatih kepala, ini adalah yang pertama buat De Boer karena ia sebelumnya 'cuma' pelatih tim junior Ajax dan asisten Bert van Marwijk di timnas Belanda.

Sebagai pelatih debutan, tugas pertama De Boer tidak ringan karena ia harus memimpin timnya berjumpa Milan. Walau Ajax dipastikan sudah tersingkir dan Milan telah lolos ke 16 besar, partai itu tetap menyimpan pertaruhan karena De Ajacied masih harus memperebutkan tempat ke Liga Europa melawan Auxerre.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nyatanya, De Boer sukses besar menghela Ajax. Bermain di kandang Milan, Stadion San Siro, Ajax berhasil mencuri kemenangan 2-0 berkat gol Demy de Zeeuw dan Toby Alderweireld.

"Saya mencoba menerapkan visi saya, dan visi Ajax, kepada para pemain, tentang apa yang ingin kami lihat. Dan mereka tampaknya cukup mematuhinya," ungkap De Boer di situs resmi UEFA.

Sebagai alumni Ajax saat bermain, De Boer memang sangat mengerti visi dan filosofi Ajax. Ini sedikit berbeda dengan Jol yang tidak punya kaitan sejarah dengan Ajax baik sebagai pemain atau sebagai pelatih.

Sebelum mengasuh tim junior Ajax, De Boer tumbuh sebagai pemain di akademi yang sama. Sempat melanglang buana di Barcelona, Galatasaray, Glasgow Rangers dan klub Qatar, Al-Rayyan, pria 40 tahun itu akhirnya kembali ke 'rumah'.

"Saya tidak terlalu terkejut karena saya tahu sebagian besar tim ini berasal dari akademi Ajax dan saya tahu persis kemampuan mereka," tukas saudara kembar Ronald De Boer itu.

"Saya menekankan pada mereka kalau kami harus bermain sebagai tim dan harus bertarung membela yang lain. Saat ada yang kehilangan bola, kami harus mengorganisasi diri," imbuhnya.

"Lagi, saya pikir mereka melakukannya dengan cukup baik. Saya bilang ke mereka, kalian harus bermain dengan berani dan tidak memperlihatkan rasa takut. Itulah yang mereka lakukan," pungkas De Boer puas.



(arp/mrp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads