Milan lolos ke fase knock out dengan menempati urutan kedua grup G di bawah Real Madrid. Dengan demikian, Il Diavolo Rosso akan bertemu dengan juara grup lain yang tidak berasal dari satu negara dan tim yang sama di fase grup.
Itu berarti Ibrahimovic cs berpeluang bertemu dengan sejumlah tim besar yang menjadi juara di masing-masing grupnya termasuk dua tim tangguh, Chelsea dan Barca.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan di Seri A, Milan bagai tak terhentikan. Selain sedang nyaman di capolista dengan keunggulan enam poin atas rival terdekatnya Juventus, si 'Merah Hitam' juga belum kalah di tujuh laga terakhirnya dengan memenangi enam di antaranya.
Keadaan ini sudah bikin Ibra pede tinggi. Meskipun tak memilih lawan yang berat tetapi striker yang dipinjam El Barca itu menilai timnya sangat siap untuk melawan tim mana pun.
"Siapa yang saya pilih tim Josep Guardiola dengan Barcelona-nya atau Chelsea yang dilatih Carlo Ancelotti? Saya tidak memilih keduanya, kami cuma harus siap dengan semuanya," terang Ibra kepada La Gazzetta dello Sport yang dikutip Yahoosports.
"Kami harus meyakinkan diri kalau kami cukup bagus ketika memasuki babak 16 Besar. Setiap tim pasti kuat tapi kami tidak takut dengan siapa pun," tegasnya.
(rin/krs)











































