Tahun ini untuk pertama kalinya penghargaan Ballon d'Or dari majalah France Football digabungkan dengan penghargaan Pemain Terbaik Dunia FIFA. Keduanya dilebur menjadi satu dengan nama FIFA Ballon d'Or.
Pada prosesnya, Lionel Messi dari Argentina terpilih meraih penghargaan perdana tersebut usai menyisihkan dua pemain Spanyol, Andres Iniesta dan Xavi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini hal berbeda mengemuka. Dengan penghitungan model lama untuk menentukan pemenang Ballon d'Or, maka Football Italia menyebut pemenangnya adalah Sneijder yang musim lalu membawa Inter Milan meraih treble.
Dengan sistem lama Ballon d'Or tersebut, hanya para jurnalis-lah yang mendapatkan hak untuk memilih. Dari sinilah nama Sneijder berada di posisi teratas.
Uniknya, penghitungan itu hanya akan menempatkan nama Messi di posisi empat, dengan Iniesta ada di posisi dua diikuti Xavi di tempat ketiga.
Sebagai informasi, untuk menentukan pemenang FIFA Ballon d'Or mekanisme berbeda dianut di mana pemenangnya didasarkan dari voting di antara para pelatih dan kapten tim nasional, serta dari para jurnalis di seluruh dunia.
(krs/rin)










































