Porto Andalkan Serangan

Jelang La Coruna Vs Porto

Porto Andalkan Serangan

- Sepakbola
Selasa, 04 Mei 2004 11:26 WIB
Jakarta - Pelatih Porto Jose Mourinho akan menerapkan strategi menyrang total untuk meloloskan timnya dari semifinal Liga Champions Rabu (5/4/2004) dinihari WIB. Pasalnya mereka harus melawat ke stadion Riazor.Deportivo La Coruna punya rekor menakutkan di stadion kebanggan mereka itu. Dalam delapan pertandingan yang digelar di Riazor, belum sekalipun anak-anak asuhan Javier Irureta kalah. Lebih hebat lagi, mereka belum pernah kebobolan satu golpun. Tim terakhir yang mampu mengemas dua gol di Riazor adalah Juventus tahun 2002 lalu. Lawan terakhir yang mereka gasak di Liga Champions adalah Scudetto Italia AC Milan dengan skor telak 4-0. Sementara di kompetisi lokal, Real Madrid telah merasakan keangkeran stadion itu setelah kalah 2-0. Tak heran jika Maurinho sangat cemas dengan keadaan ini. Agar tak menjadi bulan-bulanan Depor, Maurinho berani menerapkan strategi menyerang total. Apalagi dengan strategi menyerang di kandang lawan, mereka punya rekor bagus di Liga Champions, yaitu belum pernah kalah dalam 10 pertandingan tandang terakhir. "Di Porto (dalam pertandingan leg pertama) hanya ada satu tim yang ingin mencetak gol, karena itu tak ada gol tercipta, namun kali ini akan berebda. Kami takkan bermain negatif dan akan mencoba membuat 11 pemain kami berada di belakang bola," ujar Maurinho seperti dilansir eurosport, Selasa (4/5/2004). Maurinho juga telah mempertimbangkan berbagai kemungkinan jika pertandingan berakhir imbang. Diantaranya dengan membuat set pieces pertahanan dan penyerangan dan skenario adu penalti.Porto pun dipastikan akan tampil full team. Deco, yang pada pertandingan leg pertama tampil kurang greget kali ini diandalkan untuk menyuplai bola matang kepada Fernandez Silva Derlei atau Benny McCarthy. Beberapa pemain pilar seperti bek Ricardo Carvalho dan bek Paulo Fereira juga diharapkan mampu tampil maksimal setelah tak tampil dalam pertandingan persahabatan versus Swedia pekan lalu. Keduanya diharapkan mampu menandingi agresivitas yang pasti akan ditunjukkan oleh Walter Pandiani atau Diego Tristan. Sementara Depor akan sedikit keropos di belakang setelah kehilangan Jorge Andrade yang terkena sanksi. Meskipun demikian skuad Irureta dipastikan bakal mengandalkan lini depannya. Juan Carlos Valeron diharapkan dapat menyuguhi Pandiani atau Tristan dengan umpan-umpan akurat untuk merobek jala gawang Vitor Baia. Jika Alberto Luque mampu unjuk kebolehan seperti kala menghancurkan Milan beberapa waktu lalu maka Porto boleh berharap keberuntungan ada dipihaknya. Seperti kata Maurinho tim yang lolos ke final adalah tim yang dinaungi keberuntungan. "Saya mengharapkan pertandingan akan berjalan seimbang, keberuntungan akan menentukan siapa yang bakal lolos ke final," imbuhnya. (mel/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads