Dari empat laga yang sudah dilaluinya, Jepang mencetak 11 gol dengan Shinji Okazako dan Shinji Kagawa jadi topskorer tim, masing-masing dengan tiga dan dua gol. Dengan penampilan seperti Jepang jelas jadi favorit kuat untuk merebut titel Piala Asia keempatnya.
Namun sebelum mencapai partai puncak, Jepang harus dulu melewati hadangan musuh bebuyutannya yang juga sesama raksasa Asia, Korea Selatan, Selasa (25/1) malam nanti. Korsel melangkah ke perempatfinal dengan status runner rup Grup C dan sebelum ke semifinal, mereka mengalahkan Iran dengan skor 1-0.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat fakta ini Alberto Zaccheroni selaku pelatih Jepang yang terkenal dengan pola ofensif 3-4-3, tak ingin terlalu terpaku pada skema itu. Melihat Taeguk Warrior punya barisan penyerang yahud, Zac pun meminta Atsuto Uchida dkk lebih konsentrasi dalam mengawal pertahanan.
"Saya senang jika kami jadi tim yang paling banyak mencetak gol di kompetisi ini," sahut Zac seperti dilansir situs resmi AFC.
"Gaya yang kami bukan hanya menyerang. Kami juga harus menyeimbangkan dengan pertahanan untuk menghadapi lawan kami," sambungnya.
"Kami selalu menyerang setiap bertemu lawan di sini namun apa yang kami tampilkan bisa disesuaikan dengan laga yang ada. Terkadang Anda perlu berpikir soal lini pertahanan namun tujuan kami tetap sama, yaitu berani menyerang," tuntas pria asal Italia itu.
(mrp/rin)











































