Liga Champions
Moro Gagalkan Chelsea ke Final
Kamis, 06 Mei 2004 03:58 WIB
Jakarta - Lagi-lagi Fernando Morientes menjadi garda terdepan kesuksesan AS Monaco. Gol dan assist yang dibuatnya di Stamford Bridge, Kamis (6/5/2004) dinihari WIB, telah menghapus kesempatan Chelsea buat melangkah ke babak final Liga Champions.Penyerang pinjaman dari Real Madrid itu bermain efektif untuk menjadi bintang Monaco saat menahan Chelsea 2-2 di leg kedua babak semifinal. Dengan demikian tim Prancis ini berhak tampil di final untuk pertama kalinya, setelah di pertandingan pertama dua pekan lalu menang 3-1. Skuad Dider Deschamps itu akan menghadapi klub Portugal yang musim lalu menjuarai Piala UEFA, FC Porto.Porto lolos ke final setelah menaklukkan Deportivo La Coruna 1-0 di Stadion Riazor kemarin. Partai puncak akan digelar di Arena AufSchalke, Gelsenkirchen, Jerman, pada 26 Mei mendatang.Chelsea memulai pertandingan dengan sangat baik. Baru semenit kick off Jimmy Floyd Hasselbaink sudah melakukan shot on goal, meskipun tembakan datarnya melebar. Sejak itu tuan rumah mengendalikan permainan, demi mencetak minimal dua gol sebagai syarat mutlak lolos ke final.Di menit 16 Hasselbaink melakukan shot on goal-nya yang kedua. Kendati kali ini arahnya tepat, namun upayanya itu digagalkan kiper Flavio Roma, dan hanya menghasilkan tendangan sudut.Roma kembali menunjukkan ketangguhannya dengan menepis tendangan 25 meter yang dilepaskan Geremi. Joe Cole berhasil me-rebound bola, tapi tendangannya melenceng ke sisi kiri gawang Monaco.Serbuan Chelsea akhirnya berbuah manis pada menit 22. Jesper Gronkjaer, yang beroperasi sebagai sayap kanan, terlihat ingin meluncurkan umpan silang dengan kaki kirinya. Namun ternyata pemain internasional Denmark itu mengarahkan bola langsung ke gawang Roma. Mantan kiper Piacenza itu tak menyangka dan terlanjur kehilangan waktu untuk menghentikan laju bola.Unggul 1-0 membuat pemain-pemain Chelsea semakin bersemangat. Mereka tetap memegang kendali permainan, sementara Monaco tinggal mengandalkan serangan balik sporadis. Di menit 25, bermula dari sebuah sepak pojok, Morientes menyambar bola tapi mengenai tiang.Di menit 33 giliran Chelsea tidak beruntung, ketika sundulan Eidur Gudjohnsen meneruskan crossing brilian Hasselbaink menerpa mistar gawang Roma. Tiga menit kemudian Roma kembali beraksi dengan menghalau tendangan setengah voli dari Lampard.Di menit 41 Monaco membuat pendukung The Blues menahan nafasnya. Akselerasi Jerome Rothen memberi keleluasaan kepada Moro β sapaan Morientes. Sayang, meski telah mendapat ruang tembak sangat luas, namun tendangan striker bernomor punggung 10 bergulir tipis di samping gawang Carlo Cudicini.Memasuki menit ke-44 tibalah harapan Chelsea. Kerja sama satu-dua di antara Geremi dan Gudjohnsen membuka jalan bagi Lampard untuk menaklukkan Roma. Gol cantik ini membuat Chelsea berada di atas angin karena secara aggregate diunggulkan oleh gol tandang dua pekan lalu.Tapi kegembiraan tersebut tak berlangsung lama. Tiga menit dalam masa injury time Rothen bergerak dari sayap kiri sebelum melepaskan umpan lambung ke jantung pertahanan Chelsea. Morientes tak terkawal dan berhasil menyundul ke tiang jauh. Hugo Ibarra menyeruak untuk menceploskan bola yang sempat memantul tiang itu ke dalam jala Cudicini.Di babak kedua Chelsea masih bermain terbuka. Di menit 51 Gronkjaer membuang kesempatan emas mencetak gol. Sepakan kaki kirinya melambung, sementara gawang Monaco sudah menganga di depan hidungnya.Ketidakberuntungan Gronkjaer dan Chelsea semakin besar tatkala di menit 60 Morientes kembali menjadi mimpi buruk bagi musuh-musuhnya. Gerakannya berhasil menarik dua bek tengah Chelsea, sehingga membuat pertahanan lawan kosong. Meneruskan kerja sama tik-tak dengan Lucas Bernardi, bomber internasional Spanyol itu tanpa ampun mengoyak jala Cudicini.Seketika mental Chelsea jatuh karena mereka perlu mencari minimal dua gol lagi untuk memaksakan adu penalti. Tapi kondisi di lapangan terlanjur tidak memungkinkan lagi. Mereka pun dipastikan bertangan hampa dari gelar juara, meskipun ratusan juta poundsterling telah dikeluarkan Roman Abramovich. Maka semakin tidak ada alasan bagi Abramovich untuk tidak mendepak Claudio Ranieri di penghujung kompetisi. Calon penggantinya, Jose Mourinho, malah hari ini sudah duduk di Stamford Bridge Bridge.Susunan pemain:Chelsea: 23-Carlo Cudicini; 15-Mario Melchiot (2-Glen Johnson 64), 13-William Gallas, 26-John Terry, 18-Wayne Bridge; 30-Jesper Gronkjaer, 8-Frank Lampard, 14-Geremi (19-Scott Parker 69), 10-Joe Cole; 22-Eidur Gudjohnsen; 9-Jimmy Floyd Hasselbaink (21-Hernan Crespo 69). Monaco: 30-Flavio Roma; 4-Hugo Ibarra, 27-Julien Rodriguez, 32-Gael Givet, 3-Patrice Evra; 7-Lucas Bernardi, 14-Edouard Cisse, 8-Ludovic Giuly (9-Dado Prso 67); 19-Sebastien Squillaci (6-Jaroslav Plasil 46), 10-Fernando Morientes (18-Shabani Nonda 81), 25-Jerome Rothen (a2s/)











































