Blatter: Piala Dunia 2022 Digelar Qatar di Musim Panas

Blatter: Piala Dunia 2022 Digelar Qatar di Musim Panas

- Sepakbola
Senin, 07 Feb 2011 17:25 WIB
Blatter: Piala Dunia 2022 Digelar Qatar di Musim Panas
London - Presiden FIFA Sepp Blatter menegaskan Piala Dunia 2022 tetap dihelat di musim panas, dengan Qatar menjadi tuan rumah sendirian. Ia sekaligus menimpakan sebuah tudingan kepada Franz Beckenbauer, Michel Platini dan FIFPro. Apa?

Sebelumnya Blatter dikabarkan berharap agar Piala Dunia 2022 di Qatar bisa melangsungkan pertandingan tidak di musim panas sebagaimana biasanya, guna menghindari hawa musim panas negara tersebut.

Akan tetapi, rencana itu lantas mendapat banyak kritikan. Presiden Federasi Sepakbola Asia Mohamed bin Hammam, yang juga berasal dari Qatar, juga bersikeras kalau Piala Dunia nanti akan tetap digelar pada musim panas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kini Blatter menegaskan ulang bahwa tidak ada rencana untuk menggelar Piala Dunia di musim dingin. Pun jika ada permintaan seperti itu, hal tersebut harus datang dari tuan rumah Qatar.

"Semuanya tetap pada musim panas dan dengan seluruh 64 pertandingan (dilakukan) di wilayah Qatar," terang Blatter dalam wawancara kepada BBC.

"Dalam dokumen bidding, dengan jelas diterangkan bahwa komite eksekutif memiliki hak untuk mengganti apapun di dalam proses bidding, tapi dalam kasus ini semua harus datang dari Qatar," lanjutnya.

Dengan Qatar sudah menyatakan rencananya untuk tetap menggelar Piala Dunia secara tradisional di musim panas, maka untuk sementara hal itu takkan berubah.

"Saya pikir untuk saat ini hal tersebut sudah mengeras karena kami baru saja menandatangani dokumen-dokumen finalnya," aku Blatter.

Ia juga membantah kalau dirinya pribadi sudah mendukung digelarnya Piala Dunia 2022 tersebut pada musim dingin, karena risau malah akan bentrok dengan Olimpiade Musim Dingin.

"Siapa yang pertama bilang kita harus bermain di musim dingin? Itu adalah Franz Beckenbauer, kedua Michel Platini, ketiga asosiasi pemain sepakbola profesional FIFPro," kilah Blatter.

(krs/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads