Pendapat tersebut dilemparkan oleh gelandang Udinese, Giampiero Pinzi. Komentar ini terlontar akibat Thiago Motta, yang aslinya adalah orang Brasil, baru-baru mendapatkan debut untuk memakai jersey Italia.
Oriundi, sebutan untuk para pemain yang lahir di Amerika Latin, tapi punya darah Italia dari leluhurnya atau menikah dengan wanita yang punya darah Italia, sebenarnya bukan hal baru bagi Italia. Sebelum Motta, sudah ada Mauro Camoranesi, Amauri Carvalho, dan Crsitian Ledesma yang mendapatkan kesempatan yang sama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya bahkan tak akan memanggil Messi. Kami tak butuh bantuan ekstra. Saya bahkan tak bisa berkatak 'tidak' kepada Antonio Di Natale. Dia adalah penyerang berdarah Italia yang terbaik," lanjutnya.
Sebelum Pinzi, sudah ada Cesare Maldini yang menyatakan keberatan. Eks manajer Italia itu menyebut, pemakaian Oriundi tak diperlukan karena Italia masih punya sederet pemain bagus.
"Apakah kita tak punya pemain di Italia yang sebagus Thiago Motta? Saya kira begitu. Saya pikir Oriundi adalah kembali ke masa lalu," ucap ayah Paolo Maldini ini.
(roz/roz)











































