Adalah Manchester United dan Arsenal yang menjadi pemupus asa Milan untuk melangkah lebih jauh di Liga Champions musim 2009/2010 dan 2007/2008. Dua raksasa Liga Inggris itu membuat Rossoneri tak berdaya dan terpaksa takluk di babak 16 besar.
Arsenal jadi mimpi buruk pertama Milan saat keduanya berhadapan di babak 16 besar musim 2007/2008. Diavolo Rosso sepertinya bakal lolos ke delapan besar setelah menahan imbang tanpa gol 'Gudang Peluru' di Emirates Stadium, namun saat berlaga di San Siro Andrea Pirlo dkk malah takluk 0-2 lewat gol Cesc Fabregas dan Emmanuel Adebayor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun ini klub Inggris lain berdiri di hadapan Milan kembali di fase knock out pertama. Meski berstatus pendatang baru, Tottenham Hotspur jelas tak bisa disepelekan oleh anak didik Masimilliano Allegri.
Milan pastinya belajar dari saudara sekota mereka, Inter Milan, yang dapat perlawanan sengit dan menyudahi laga dengan 4-3 saat berlaga di Giuseppe Meazza. Sementara saat gantian bermain di White Hart Lane sang juara bertahan digebuk 3-1.
Padahal Spurs juga punya catatan luar biasa di babak fase grup dengan total membuat 18 gol. Sementara Milan justru menjadi tim dengan jumlah poin paling sedikit yang bisa masuk ke babak knock out, delapan angka.
Dengan statistik seperti itu, laga di San Siro harus dimanfaatkan dengan sebaiknya oleh Milan untuk memetik kemenangan dan menabung gol. Jika tidak, bukan tak mungkin klub pemilik tujuh gelar juara Liga Champions itu kembali terjegal tim Inggris.
Foto: Manchester United vs AC Milan. Rossoneri kalah 0-4 dalam laga di Old Trafford.
(din/din)











































