Roma dikalahkan Shakhtar Donetsk 2-3 dalam laga pertama 16 besar Liga Champions yang berlangsung dinihari tadi di Stadion Olimpico. Sempat unggul 1-0 melalui Simone Perotta, namun kemudian gawang Il Lupi bobol tiga kali oleh pemain Shakhtar.
"Sebelum pertandingan, kami paham bahwa fisik pemain Donetsk yang kecil dan memiliki pergerakan cepat bisa merepotkan kami," ujar Ranieri seperti dikutip dari YahooSports.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kurangnya konsentrasi ini mendapatkan "pengakuan" dari anak buah Ranieri. "Saya tak tahu apa yang terjadi setelah gol pertama. Namun untuk gol ketiga, itu memang salah saya," tandas bek John Arne Riise.
Kekalahan ini membuat posisi Giallorossi ibarat berada di ujung tanduk, karena mereka harus menang dengan selisih minimal dua gol di leg kedua yang berlangsung di markas Shakhtar.
Apa komentar Ranieri soal peluang timnya? "Kami memang bukan favorit di leg pertama dan sudah pasti kami bukan favorit untuk leg kedua nantinya," pungkas allenatore berjuluk The Tinkerman mengenai hal tersebut.
(nar/rin)










































