Perjalanan Roma di Liga Champions musim ini menemui hambatan setelah kalah 2-3 dari Shakhtar di leg pertama babak 16 besar, Kamis (17/2/2011) dinihari WIB. Kekalahan ini membuat peluang Giallorossi untuk melaju ke babak berikutnya menipis, mengingat leg kedua akan dihelat di kandang Shakhtar.
Hasil buruk yang diterima Roma ini rupanya menyulut amarah para suporternya. Saat para pemain menghampiri suporter di sisi Curva Sud seusai laga, mereka mengejek Daniele De Rossi dkk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami pergi ke sana (Curva Sud) untuk mengucapkan terima kasih kepada orang yang datang untuk mendukung kami, dan benar, untuk menerima ejekan," ungkap De Rossi di Football-Italia.
"Ini juga merupakan simbol respek untuk kami untuk menerima ejekan dari orang-orang yang berbagi sukacita dengan kami, kemenangan derby, dan kemenangan besar. Kami pergi ke bawah kurva untuk merayakan, tetapi juga untuk mendapatkan ejekan aneh," tambah gelandang 27 tahun ini.
Kekalahan dari Shakhtar merupakan kekalahan ketiga berturut-turut yang diderita Roma di semua kompetisi, sekaligus kekalahan kedua beruntun di Stadion Olimpico.
"Memang tidak mudah untuk menganalisis laga seperti ini. Roma memiliki bakat besar dan potensial, tetapi juga dapat membuang semua itu dalam 10 menit seperti yang kami lakukan malam ini. Kami mungkin butuh waktu sebelum kami bisa menjadi tim besar, baik dalam hal kinerja maupun hasil," sambung pemain timnas Italia itu.
"Apa yang harus kami lakukan di Ukraina untuk leg kedua? Tak mudah untuk menjawabnya sekarang, tetapi kami harus mulai lagi dengan pandangan yang lebih optimis," tuntasnya.
(arp/din)











































