(a2s/)
Sepakbola Terancam Tidak Dimainkan Di Olimpiade
- detikSepakbola
Jakarta - Sepakbola bisa jadi tidak dimainkan pada Olimpiade tahun ini di Athena, Yunani, bulan Agustus mendatang. Pasalnya FIFA masih belum sepakat dengan badan dunia anti doping (WADA) dan Komite Olimpiade Internasional (IOC). Ketidaksepahaman antara FIFA, WADA dan IOC berkaitan dengan peraturan anti doping yang akan diterapkan pada Olimpiade mendatang. FIFA memiliki sikap tegas, bahwa setiap kasus doping harus dipertanggungjawabkan secara individu.Sementara WADA setuju dengan hal itu, tetapi tetap mempertahankan haknya untuk melakukan banding terhadap hukuman yang dijatuhkan FIFA, jika dirasa hukuman tersebut terlalu ringan. Inilah pokok masalah yang bisa menghambat persetujuan di antara ketiga pihak yang rencananya akan ditandatangani pada kongres FIFA di Paris, Jumat (21/5/04) mendatang. Presiden FIFA Sepp Blatter, ketua IOC Jacques Rogge, dan ketua WADA Dick Pound dipastikan akan hadir untuk membahas masalah tersebut.Jika pada kongres tersebut tidak diperoleh kesepakatan, maka keberadaan sepakbola di Olimpiade terancam. Pasalnya IOC sudah menyatakan sikapnya dengan tegas, bahwa cabang olahraga yang federasinya tidak menandatangani peraturan yang ditetapkan, tidak akan diperlombakan di Olimpiade Athena.Selain FIFA, federasi balap sepeda internasional (UCI) juga menolak aturan yang diusulkan WADA. Keberatan kedua badan olahraga dunia itu disebabkan oleh adanya kecenderungan apabila seorang atlet tersandung kasus doping satu kali, maka secara otomatis ia langsung dijatuhi skorsing hingga dua tahun.Namun Sepp Blatter meyakinkan bahwa masih ada waktu untuk menyepakati masalah tersebut. "Saya tidak bisa membayangkan sepakbola tidak dimainkan di Olimpiade Athena mendatang. Tetapi jika kita tidak mencapai kesepakatan dengan WADA, maka kita akan berjuang sendiri melawan aturan doping ini," kata Blatter, seperti dalam YahooSports, Senin (17/5/04).Sementara juru bicara IOC, Giselle Davies kembali menegaskan sikap IOC tentang masalah tersebut. "Aturan IOC sangat jelas, semua federasi olahraga dunia harus menandatangani aturan anti doping WADA. Dan batas waktunya hingga pembukaan Olimpiade Athena," tegas Davies.
(a2s/)
(a2s/)










































