Final Piala UEFA
Valencia Raih Double
Kamis, 20 Mei 2004 04:23 WIB
Jakarta - Juara liga Spanyol Valencia akhirnya berhasil memenuhi ambisinya meraih gelar ganda setelah dalam pertandingan final piala UEFA, Kamis (20/5/2004) dinihari WIB, menaklukkan Marseille 2-0. Gol-gol persembahan Vicente Rodriguez ('45) dan Miguel Mista ('58) berhasil membawa klubnya memenangkan gelar kedua mereka dalam dua pekan terakhir. Valencia juga akhirnya mampu memupus kegagalan final liga champions 2000 dan 2001. Meski hanya gelar di kompetisi no dua Eropa, namun gelar UEFA ini memiliki makna spesial. Pertama, inilah gelar UEFA pertama buat Valencia. Kedua, dan paling membanggakan, gelar ini melengkapi gelar liga Spanyol yang berarti menjadi ganda pertama sepanjang sejarah klub yang berdiri sejak 1919 itu.Pelatih Rafael Benitez pun patut diacungi jempol karena kemampuannya merotasi pemain berhasil membuat Valencia menjadi tim yang penampilannya sangat konsisten baik di liga Spanyol maupun di Eropa musim ini. Ganjaran buat kekonsistenan mereka adalah liga Spanyol, yang berhasil direbut dari tangan Real Madrid pekan lalu, dan Piala UEFA hari ini yang menjadi puncaknya. Bertanding di stadion Nya Ullevi, Gothenburg, Valencia 'hanya' perlu bertarung ekstra keras di babak pertama. Sepuluh menit pertama, mereka mendapatkan kesempatan emas pertama lewat kapten David Albelda. Sayang tendangan geledek dari luar kotak penaltinya dapat diselamatkan oleh kiper Fabien Barthez. Semenit kemudian giliran Miguel Mista yang menyia-nyiakan umpan Vicente. Namun Marseille tak tinggal diam. Beberapa kali skuad asuhan Jose Anigo mencobai pertahanan Roberto Ayala dkk. Bahkan hingga menit-menit akhir babak pertama, Marseille berhasil mengambil alih dominasi dari tangan skuad 'El Che'.Sundulan Steve Marlet, yang lepas dari penjagaan lawan setelah menerima umpan Camel Meriem, belum menemui target. Berikutnya giliran Meriem mendapatkan peluang. Menerima umpan Marlet dari sayap kiri pertahanan Valencia, pemain bernomor punggung 18 itu gagal meneruskan bola ke gawang Santiago Canizarez. Berikutnya sundulan Habib Beye hasil umpan tendangan bebas Meriem pun melenceng tipis di kanan gawang kiper no satu Spanyol itu. Namun pada menit akhir babak pertama petaka mendatangi kubu Marseille. Para pemain belakang Marseille berbuat kesalahan fatal ketika umpan kedalam Manuel Dos Santos jatuh ke kaki Cristobal Curro Torres. Pemain bernomor punggung 23 itu pun segera memberi umpan kepada kepada Mista yang memiliki peluang bagus menjebol gawang Barthez. Demi mencegah Mista menjebol gawangnya, Barthez terpaksa menjegal Mista dengan kakinya. Tanpa ragu wasit Pierluigi Collina yang terkenal tegas itu segera mengeluarkan kartu merah yang mengusir kiper nomor satu Prancis itu dari lapangan. Algojo Valencia, Vicente, berhasil mengecoh kiper pengganti Jeremie Gavanon dan membawa Valencia memimpin 1-0.Kartu merah Barthez yang harus dibayar dengan keluarnya pemain paling bagus di babak pertama, Meriem, membuat Marseille harus menerima dominasi Valencia di awal babak kedua. Puncaknya lewat sebuah umpan serangan balik Fransisco Rufete, dari sayap kanan pertahanan Marseille Vicente berhasil memberikan umpan lambung kepada Mista. Setelah mengontrol bola menggunakan dadanya, pemain bernomor punggung 10 itu melesakkan tendangan ke sudut kanan gawang marseille. 2-0 untuk Valencia!Usai ketinggalan dua gol, Marseille baru bangkit dan menerapkan prinsip 'Now or Never'. Hasilnya memang tampak, mesin gol mereka Didier Drogba beberapa kali mendapat peluang. Tendangan bebas top skor Piala UEFA itu berhasil merepotkan Canizares, namun bola rebound gagal diselesaikan oleh Marlet. Semenit kemudian Marlet kembali gagal memanfaatkan kemelut di depan gawang Valencia.Satu peluang tambahan didapatkan Sylvain N'diaye. Sementara peluang Drogba dimentahkan oleh Carlos Marchena. Sundulan tak terarah Abdoulaye Meite di akhir babak kedua pun menutup peluang Marseille untuk meraih gelar UEFA pertama mereka.Sial buat Drogba. Setelah berpenampilan luar biasa di babak-babak sebelumnya, gara-gara baru pulih dari cedera, ia pun tampil anti klimaks di final. Tim:1-Santiago Canizares, 4-Roberto Ayala, 15-Amedeo Carboni, 23-Cristobal Curro Torres, 5-Carlos Marchena (Mauricio Pellegrino '86), 6-David Albelda, 8-Ruben Baraja, 19-Francisco Rufete (Pablo Aimar '64), 14-Rodrigues Vicente, 10-Miguel Angulo (Mohammed Sissoko '83), 20-Miguel MistaΒ Β Β Β 28-Fabien Barthez (out '45), 23-Habib Beye, 3-Manuel Dos Santos, 2-Demetrius Ferreira, 32-Mathieu Flamini (Laurent Battles '71), 6-Brahim Hemdani, 12-Abdoulaye Meite, 18-Camel Meriem (Jeremie Gavanon '45), 7-Sylvain N'Diaye (Fabio Cellestini '84), 11-Didier Drogba, 20-Steve Marlet (mel/)











































