Jelang Final Liga Champions
Partai Final Didukung Negara
Selasa, 25 Mei 2004 19:00 WIB
Jakarta - Pesepakbola Eropa boleh bangga melihat dukungan yang diberikan negaranya buat mereka. Demi menonton partai final di Arena Aufschalke Perdana Menteri (PM) Portugal rela menunda kunjungan kenegaraannya ke Meksiko. Sedangkan Pangeran Albert berniat menjadikan Monaco kota hantu. Wah!Bagi kedua tim final liga champions tahun ini memang sungguh spesial. Buat Monaco misalnya final ini merupakan final liga champions pertama sepanjang sejarah klub. Sementara Porto, meski pernah sekali menang di ajang yang sama, namun sudah 17 tahun lamanya mereka terakhir merenggut gelar terbaik di Eropa. Keberhasilan dua tim 'underdog' menembus pertandingan final di Gelsenkirchen itu memang menjungkalkan prediksi. Pangeran Albert dari Monaco bahkan masih belum percaya dengan keberhasilan klubnya menembus partai final. "Saya pikir kami tak pernah sekalipun bermimpi soal ini. Beberapa bulan lalu kami tak yakin kami bahkan tak begitu yakin akan bermain di liga utama Prancis dan kami tak yakin bisa melangkah begini jauh di kompetisi eropa. Kenyataan (bahwa kami bisa mencapai puncak) sangat luar biasa," ungkap Albert seperti dilansir situs resmi uefa, Selasa (25/5/2004). Tak perlu sangsi soal seberapa besar dukungan Albert terhadap klubnya. Sejak awal Monaco berlaga di liga champions, putra mahkota ini selalu menjadi penonton setia di tribun VIP Stade Louis II. Apalagi Monaco sempat menorehkan rekor pertandingan kandang yang lumayan musim ini. "Meskipun saya tak berada disini setiap hari namun saya telah menjadi bagian yang cukup penting bagi tim ini dan berteman dengan mereka. Saya selalu emosional tiap kali menyaksikan mereka bertanding," imbuh pria berwajah tampan itu. "Setiap pemain tim selalu memperoleh energi dari penggemar dan orang-orang disekitar mereka," ungkapnya lagi. Sebagai orang berpengaruh di kerajaan ini, Albert bahkan dikabarkan akan menjadikan Monaco sebagai kota hantu karena ingin mengerahkan sebanyak mungkin warganya ke Jerman untuk mendukung tim kesayangannya berlaga. Seperti tak mau kalah dengan 'seterunya' demi menonton Porto, Perdana Menteri Portugal Jose Manuel Durao Barroso bahkan akan menunda kunjungan kenegaraannya ke Meksiko. Barroso dan beberapa pemimpin negara Uni-Eropa (EU) padahal dijadwalkan bertemu dengan para pemimpin negara Karibia dan Amerika Latin di Guadalajara 28 Mei mendatang. Wah, andai pemerintah Indonesia seperti itu! (mel/)











































