Uang yang besarnya setara Rp 1,2 miliar tersebut diperoleh Puyol usai ia dipilih sebagai kapten tim pilihan pembaca UEFA.com. Selanjutnya dana ini akan didonasikan kepada palang merah internasional (ICRC). UEFA dan ICRC sendiri sudah menjalin kerjasama sejak 1997.
"Saya merasa terhormat telah dipilih sebagai kapten 'Tim Terbaik Tahun 2010 oleh pengunjung situs UEFA," ujar Puyol dalam rilis dari ICRC yang diterima detikSport, Rabu (9/3/2011) siang WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ICRC sangat berterimakasih dengan bantuan dari Puyol. Tak hanya bernilai materi, namun pemain yang turut membawa Spanyol juara dunia 2010 itu juga telah memberikan dukungan moral.
"Kami sangat berterima kasih atas sumbangan ini, karena membantu kami mempertahankan dan mengembangkan layanan yang disediakan bagi paraΒ korban ranjau serta penyandang cacat lainnya di Afghanistan," kata Helen Alderson, kepala keuangan dan logistik ICRC.
"Carles Puyol tidak hanya membantu kami secara finansial, tetapi juga memberi kami dukungan moral,Β dan ini sangat penting karena dia memiliki banyak penggemar diΒ Afghanistan."
UEFA mulai menjalin kemitraan dengan ICRC sejak tahun 1997 denganΒ memberi dukungan pada kampanye anti-ranjau darat. Ini adalah keempatΒ kalinya ICRC mendapatkan sumbangan berkat hadiah yang diberikan UEFAΒ terkait pemilihan Tim Terbaik oleh pengunjung UEFA.com. Donasi UEFAΒ digunakan untuk mendukung proyek rehabilitasi ICRC dengan menyediakanΒ kaki palsu, fisioterapi dan pelatihan kejuruan bagi para korban ranjau darat di Afghanistan.
Foto: Carles Puyol bersama manajer CSR UEFA Patrick Gasser dan Helen Alderson dari ICRC dalam penyerahan cek sebesar 100 ribu euro di Stadion Camp Nou, 8 Maret 2011 (Getty Images)
(nar/krs)










































