Swiss Kirim Detektif Anti Hooligan

Jelang Euro 2004

Swiss Kirim Detektif Anti Hooligan

- Sepakbola
Minggu, 30 Mei 2004 18:24 WIB
Jakarta - Biar pemerintah Portugal sudah menerapkan peraturan yang keras soal hooliganisme namun ternyata masih ada negara peserta yang belum 'puas'. Swiss pun memutuskan untuk mengirim 'detektif' anti hooligan. Tuan rumah perhelatan Piala Eropa mendatang, Portugal, telah menerapkan peraturan soal hooliganisme yang cukup ketat. Selain memberlakukan kontrol perbatasan, juga ada kerjasama dengan beberapa negara dalam hal sensor paspor. Kerjasama dengan Inggris, misalnya, telah dilakukan beberapa waktu lalu. Hasil dari kordinasi ini sekitar 2500 penonton Inggris yang punya sejarah kerusuhan sudah di black list dan dilarang memasuki Portugal. Langkah sama dilakukan Portugal dengan Jerman. Namun tak semua negara peserta ternyata memilih jalan seperti yang dilakukan beberapa negara dengan tuan rumah. Swiss punya cara sendiri untuk mengatasi hooligan asal negaranya. Negara yang terkenal dengan coklatnya itu memutuskan untuk mengirimkan unit anti-hooligan sendiri untuk menangani perusuh asal negerinya. Unit anti-hooligan yang berkekuatan empat orang itu akan ditugaskan menjadi detektif yang menjadi spesialis anti-hooligan. Mereka akan ditempatkan di tempat-tempat dimana Swiss melangsungkan pertandingannya. "Kami sudah mengetahui orang-orang yang berpotensi membuat rusuh dan kami akan mencoba untuk menciduk mereka dari kerumunan penonton dan membantu mempermudah kepolisian Portugal mengisolasi mereka," ungkap seorang anggota unit anti hooligan Swiss Erich Minuz kepada SwissInfo.org. Namun jangan sangsikan bagaimana kemampuan mereka menangani perusuh. Para petugas terpilih ini tinggal mengandalkan intuisi untuk melakukan pekerjaannya. "Ini adalah pekerjaan yang berkaitan dengan intuisi, namun anda pasti mengenali perusuh dari jarak 100 meter. Itu akan terlihat dari cara mereka berbicara, bertindak, atau membawa diri. Bahkan dengan melihat gaya mereka berpakaian mereka, kami bisa menentukan mereka perusuh atau tidak," lanjutnya. Kekhawatiran Swiss terhadap para hooligan tak bisa dipungkiri juga berkaitan dengan kenyataan bahwa timnas negara mereka akan menghadapi Inggris, yang pendukungnya terkenal biasa bikin rusuh. Swiss memang tergabung dengan Inggris, Prancis dan Kroasia di Grup C. Tak heran pertandingan antara Swiss vs Inggris tanggal 17 Juni mendatang dianggap menjadi pekerjaan utama unit ini. "Saya pikir pertandingan lawan Inggris adalah pertandingan dengan tingkat resiko kekerasan yang tinggi. Pasalnya beberapa pendukung akan mencari kesempatan untuk berkelahi dengan pendukung Inggris," ungkap pemimpin delegasi Ronald Schibli. (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads