Tiga Penalti Ronaldo Bungkam Argentina di PPD 2006

Tiga Penalti Ronaldo Bungkam Argentina di PPD 2006

- Sepakbola
Kamis, 03 Jun 2004 10:12 WIB
Jakarta - Tiga kali dijatuhkan di kotak penalti, tiga kali pula Ronaldo berhasil mengoyak gawang Argentina dari titik putih. Brasil pun memenangi partai klasik itu dengan skor 3-1.Kemenangan tersebut sekaligus mengangkat posisi Tim Samba ke puncak klasemen sementara kualifikasi Piala Dunia 2006 Zona Amerika Selatan (CONMEBOL). Mereka mengumpulkan 12 poin dari enam partai, sedangkan Argentina turun ke posisi dua dengan 11 angka dari jumlah pertandingan yang sama.Duel antarnegara terbaik Amerika Latin itu berlangsung cukup menarik, meskipun bukanlah yang paling menarik. Brasil yang didukung puluhan ribu suporternya di Stadion Mineirao Bela Horizonte, Kamis (3/6/2004) pagi WIB, membuka skor setelah babak pertama berjalan 16 menit.Gabriel Heinze, bek Paris St Germain yang kemungkinan besar akan memperkuat Manchester United musim depan, terpaksa melakukan tekel untuk menghentikan penetrasi Ronaldo di kotak penalti Argentina. Ditambah kecerdikan Ronaldo memposisikan dirinya untuk jatuh, wasit langsung menunjuk ke titik putih. Ronaldo sendiri yang mengambil eksekusi tersebut dan berhasil. Bola ia kirim ke tengah gawang, sementara kiper Pablo Cavallero memilih bergerak ke kanan.Tertinggal 0-1 membuat Argentina tampil menekan. Namun serangan selalu tidak tuntas karena tidak ada gelandang yang dapat memerankan fungsi playmaker dengan baik. Pelatih Marcelo Bielsa masih menyimpan Pablo Aimar di kursi cadangan. Di babak kedua Brasil kembali bermain ofensif. Kaka dan Juninho Pernambucano bermain apik untuk mengalirkan serangan ke jantung pertahanan lawan. Hasilnya tercipta di menit 67.Gerakan lincah Ronaldo lagi-lagi memaksa pemain belakang Argentina menjulurkan kakinya untuk menghentikan serbuan bomber Real Madrid itu. Kali ini tekel Javier Mascherano yang membuat Ronaldo tersungkur. Untuk kedua kalinya topskor Liga Spanyol itu memperdaya Cavallero dari tendangan 11 meter.Argentina mencoba mengais kesempatan dengan masuknya Javier Saviola dan Aimar. Namun irama permainan terlanjur demikian alias tidak banyak perubahan yang bisa dicapai, kecuali sepakan Juan Pablo Sorin di menit 79 yang memperkecil kedudukan menjadi 2-1.Sorin mencetak gol tersebut setelah tandukan Aimar membentur tiang gawang Dida. Bola liar kemudian disambar Sorin tanpa bisa dihentikan siapapun.Memasuki menit ketiga masa injury time Brasil memantapkan kemenangannya lagi-lagi lewat tendangan penalti Ronaldo. Hanya saja kali ini proses tersebut seperti β€œberlebihan”. Cavallero mencoba menyongsong akselerasi Ronaldo. Sepersekian detik sebelum clash kiper Celta Vigo itu tampak menahan laju peluncuran dirinya. Namun Ronaldo sadar posisinya menguntungkan. Ia tidak mengangkat tubuhnya dan β€œmembenturkan” kakinya ke badan Cavallero agar jatuh. Dalam posisi demikian protes keras para pemain Argentina menjadi sia-sia. Malah Cavallero dikartu kuning. Sudah begitu, ia pun gagal menghadang eksekusi ketiga Ronaldo. Brasil menang 3-1.Pada pertandingan lain tuan rumah Ekuador menundukkan Kolombia dengan skor tipis 2-1 di Quito. Inilah kemenangan pertama Ekuador atas lawannya itu dalam kurun waktu 39 tahun. Kemenangan terakhir mereka terjadi di babak kualifikasi Piala Dunia 1966 dua kali berturut-turut: tandang 1-0 dan kandang 2-0.Kedua gol tuan rumah dicetak Agustin Delgado di menit ketiga dan Franklin Salas menit 66. Gol balasan Kolombia dibuat Frankie Oviedo di menit 56. Kolombia juga kehilangan seorang pemainnya, Elkin Murillo, yang dikartu merah di menit 88. Ekuador kini menempati urutan tujuh di klasemen, sedangkan Kolombia juru kunci. Susunan pemain:Brasil - 1-Dida; 2-Cafu, 3-Juan, 4-Roque Junior, 6-Roberto Carlos; 5-Edmilson, 7-Juninho Pernambucano (15-Julio Baptista, 75), 11-Ze Roberto, 8-Kaka (16-Alex, 75); 9-Ronaldo, 10-Luis Fabiano Argentina - 12-Pablo Cavallero; 4-Facundo Quiroga, 6-Walter Samuel, 2-Gabriel Heinze; 8-Javier Zanetti, 5-Javier Mascherano, 14-Luis Gonzalez (16-Pablo Aimar, 61), 3-Juan Pablo Sorin; 19-Cesar Delgado (21-Mauro Rosales, 36, replaced by 7-Javier Saviola, 61), 9-Hernan Crespo, 18-Cristian Gonzalez (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads