Latvia Kecewa dengan Kostumnya

Latvia Kecewa dengan Kostumnya

- Sepakbola
Jumat, 04 Jun 2004 07:26 WIB
Jakarta - Kebanggaan Latvia yang untuk pertama kalinya tampil di turnamen besar “dinodai” oleh sponsor. Adidas, produsen perlengkapan olahraga terkemuka dunia, dinilai keliru dalam menyediakan seragam timnas mereka.Sebagaimana filosofi sebuah kostum, seragam yang dikenakan para pemain di lapangan merupakan sebuah identitas yang patut dibanggakan. Di level internasional, seragam tim nasional umumnya bercirikan warna negara masing-masing.Latvia mestinya demikian juga. Negara ini punya bendera berwarna merah marun dan putih, sementara kesebelasan mereka selama ini mengenakan kostum merah gelap. Akan tetapi, entah bagaimana bisa terjadi, tercetus kekecewaan dari ofisial Latvia terhadap Adidas. Pasalnya, perusahaan sport equipment raksasa dari Jerman itu dianggap salah warna. “(Kostum) Ini berwarna merahnya Uni Soviet, bukan marun seperti yang kami pesan,” ungkap sumber dari ofisial Latvia kepada Reuters, Kamis (3/6/2004) malam WIB.Kesalahan Adidas bahkan tidak itu saja. “Ada beberapa masalah dengan ukuran seragam, tapi saya harap bisa dibereskan sebelum kami berangkat ke Portugal,” timpal presiden federasi sepakbola Latvia, Janis Mezeckis.Latvia, sebuah negara kecil di kawasan Baltik, akan datang ke Portugal bulan ini dengan dada busung. Marians Pahars dan kawan-kawan pasti merasa bangga karena berhasil meloloskan negara yang merdeka dari Uni Soviet pada tahun 1991 itu ke Piala Eropa 2004, turnamen besar pertama dalam sejarah mereka.Di babak pertama mereka berada di grup maut, D, bersama raksasa-raksasa Eropa, yakni Jerman, Belanda, dan Republik Ceko. Kemungkinan besar Latvia bakal tersingkir, tapi setidaknya mereka tidak ingin melakukannya dengan cara yang salah, apalagi seragam yang salah. (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads