Karir Xavi di timnas Spanyol sudah dimulai saat dia masih remaja, di skuad U-17. Dia kemudian berturut-turut memperkuat tim U-18, U-20, U-21 dan U-23 sampai akhirnya tampil bersama tim senior Spanyol pada tahun 2000.
Dari 100 penampilannya di tim senior tersebut Xavi mampu menyumbang delapan gol. Disebut-sebut sebagai gelandang pengatur serangan terbaik yang pernah dimiliki Spanyol, Xavi berhasil mengantar negaranya mengawinkan gelar juara Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sangat senang dan saya harap bisa terus berada di sini. Rasanya hebat berada bersama tim ini dan kami harus menikmatinya," ujar Xavi seperti dilansir Marca.
Raihan caps ke-100 Xavi itu pun terasa manis karena Spanyol berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Ceko. Tiga poin bikin La Furia Roja kokoh di puncak Grup I dengan 12 poin dari empat laganya.
"Kami harus bisa bangkit di laga sulit ini dan kami berusaha dengan sangat keras. Kami kesulitan saat melawan Ceko di kedua babak dan itu tidak ada dalam rencana kami. Dan kami pun harus tampil lebih di babak kedua untuk membalikkan keadaan," analisa Xavi soal laga tersebut.
(mrp/rin)











































