Ingat apa yang menyebabkannya memilih untuk meninggalkan Inter Milan dan bergabung dengan Manchester City? Tak lain lantaran dirinya sudah tak kerasan di Inter, buntut dari seringnya dia ditinggalkan dari tim utama oleh Jose Mourinho.
Mourinho bukanlah tipe pelatih yang kerap bertindak tanpa alasan. Sebaliknya, ia adalah sosok pelatih yang tak segan-segan bertindak tegas kepada seorang pemain. Balotelli adalah pemain yang dianggapnya kerap lalai menjalankan perintah, baik itu ketika latihan atau bertanding.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Balotelli memang sudah meminta maaf atas kartu merah yang diterimanya itu. Tapi, perubahan sikap adalah sebuah pembuktian. Presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC), Giancarlo Abete, menyebutnya harus meunjukkan kedewasaan di atas lapangan.
"Balotelli masih memiliki masalah dan kekurangan konsistensi. Dia harus lebih dewasa, namun itu adalah sebuah pilihan pribadi," ujar Abete di Football Italia.
"Kami berharap dia bisa berkembang dan lebih berkonsentrasi dengan pengembangan kemampuan tekniknya," lanjutnya.
Balotelli sudah pernah dua kali membela Italia. Kemampuannya adalah aset berharga untuk Gli Azzurri, tentunya jika diiringi dengan perubahan sikap. Wajar kalau kemudian Abete sedikit banyak berharap.
"Dia punya talenta yang luar biasa, tapi masih harus konsisten dengan performanya," tukas pelatih timnas Italia, Cesare Prandelli.
(roz/krs)











































