Pendukung Inggris Antusias Kibar Bendera

Jelang Euro 2004

Pendukung Inggris Antusias Kibar Bendera

- Sepakbola
Kamis, 10 Jun 2004 01:20 WIB
Jakarta - Jangan pertanyakan antusiasme para pendukung Inggris terhadap timnasnya. Kalau sudah demen semua yang berhubungan dengan David Beckham dkk pasti dibeli. Bendera Inggris pun tak luput dari incaran.Jaringan supermarket "Asda" menyatakan bahwa mereka telah menjual sekitar 38,000 bendera kecil Inggris dalam beberapa pekan terakhir. Hal sama diungkapkan oleh supermarket yang menjadi salah satu sponsor resmi tim Inggris, "Sainsbury". Sekitar 75,000 bendera besar dan paket yang terdiri dari bendera yang dipasang di mobil dan bumper habis terjual. Dua jaringan supermarket terbesar di Inggris itu memang tak asal omong. Buktinya bisa dilihat di jalan-jalan negerinya Pangeran William itu. Menjelang Euro 2004, tak terhitung banyaknya mobil, motor maupun truk yang mengibarkan bendera Inggris di tubuh kendaraan mereka. Meski besarnya antusiasme yang ditunjukan oleh masyarakat terhadap tim kesayangannya menjadi bentuk dukungan yang luar biasa, namun maraknya pengibaran bendera yang tak pada tempatnya itu tetap potensial menimbulkan masalah yang lebih besar lagi. "Meskipun masih menjadi sesuatu yang jarang terjadi namun bendera yang dikibarkan dalam kecepatan tinggi bisa menyebabkan cedera bagi pengendara lain atau bahkan dapat menyebabkan kecelakaan. Dalam kasus yang lebih ekstrem perusahaan asuransi bahkan bisa mengurangi level penggantian asuransi, yang bisa menyebabkan Anda bangkrut," ungkap sebuah pernyataan dari asosiasi kendaraan Inggris seperti dilansir AFP, Kamis (10/6/2004).Sependapat dengan asosiasi kendaraan Inggris, "Royal Society for the Prevention of Accidents" menyatakan bahwa keuntungan mengibarkan bendera-bendera ini di jalanan lebih kecil dibandingkan kerugiannya."Sebagian besar bendera yang kami perhatikan takkan menyebabkan masalah namun kami lebih senang kalau orang-orang membeli bendera kecil. Selama Piala Dunia 2002 kami melihat ada banyak bendera besar yang tak sesuai penggunaannya karena para penggendara motor tak bisa melihat secara benar dan oleh karena itu sangat berbahaya," ungkap Roger Vincent. Berdasarkan "Road Traffic Act 1998", pengendara yang 'tertangkap basah' membuka jendela kendaraan mereka karena tengah memasang bendera terancam denda hingga 2,500 Poundsterling (Sekitar Rp 42,5 juta!) atau penalti sebesar tiga angka. Para pengendara yang lalai dan mencederai pengendara lain bahkan bisa dikenai hukuman yang lebih berat. Biar ada peraturan demikian, toh para penggila timnas Inggris tak ambil pusing. Seorang warga Leeds mengungkapkan kalau peraturan ini terlalu berlebihan. "Dari sisi keamanan saya sangat memahami peraturan itu. Namun dari sisi lain saya mendapati itu sebagai suatu yang berlebihan. Masa kami tak boleh menunjukkan dukungan buat tim kesayangan kami?," ungkap pria berusia 25 tahun Ewan Muirhead.Namanya juga penggemar, ya? (mel/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads