Italia Umumkan Starting Eleven
Kamis, 10 Jun 2004 07:07 WIB
Jakarta - Italia mengumumkan starting eleven yang akan dimainkan dalam partai pembuka Euro 2004 melawan Denmark mendatang. Seperti yang telah diduga, para pemain inti di babak kualifikasi masih jadi pilihan utama.Di posisi kiper, nama Gianluigi Buffon tak tergantikan. Kiper nomor satu Juventus itu akan ditopang oleh empat bek yang terdiri dari Christian Panucci, Gianluca Zambrotta, Alessandro Nesta dan Fabio Cannavaro. Buffon, Cannavaro, dan Nesta merupakan tiga pemain yang tak pernah absen dalam delapan pertandingan Italia di babak kualifikasi. Oleh karena itu mereka telah teruji kekompakannya. Hanya empat gol bersarang di gawang Buffon dalam 8 pertandingan tersebut. Di lini tengah Mauro Camoranesi, Francesco Totti dan Alessandro Del Piero akan diplot sebagai gelandang serang yang ditugaskan menjadi penyuplai bola buat striker tunggal Cristian Vieri. Selain Totti yang memang tak tergantikan sebagai penyerang lubang, Del Piero berhasil memenangkan persaingan 'melawan' debutan asal AS Roma Antonio Cassano untuk mendampingi Totti. Demikian pula dengan Camoranesi, pemain kelahiran Argentina ini berhasil menyingkirkan playmaker Lazio Stefano Fiore dari line up Azzurri.Sementara Simone Perotta dan Cristiano Zanetti masih difungsikan sebagai gelandang bertahan. Soal dua pemain terakhir ini berarti menjawab keluhan yang dilontarkan oleh pemain tengah AC Milan Genaro Gattuso yang meminta dirinya dipertimbangkan masuk sebagai tim utama. Sebelumnya Trapattoni menjawab kritik Gattuso dengan mengungkapkan kalau ia tak mau mengambil resiko mengganti winning team sesaat menjelang kompetisi yang sesungguhnya dimulai. Apalagi dua debutan itu cukup efektif menerapkan skema yang dikembangkan olehnya. "Kami tengah berupaya untuk merebut juara Eropa, jadi bukan saatnya bereksperimen," kepada Footbal Italia, Kamis (10/6/2004)."Saya seperti ayah buat anak-anak ini. Kadang kala dalam sebuah keluarga, Anda akan menemukan anggota yang sangat terbuka dalam mengemukakkan pendapatnya, namun itu bukan berarti Anda harus menendang mereka keluar dari rumah. Adalah menjadi tugas saya untuk menemukan setiap detail dari pekerjaan sebagai pelatih hingga bisa membantu membentuk tim menjadi bagus," ungkap pelatih yang rambutnya telah memutih itu.Dengan skema permainan 4-2-3-1, Mr Trap berupaya melakukan perubahan permainan dari skema bertahan menjadi lebih menyerang. "Dengan formasi seperti ini kami memiliki peluang untuk memainkan sepakbola dalam tempo tinggi," jelas pelatih yang menjulang dengan Juventus dan Inter Milan itu. (mel/)











































