Bin Hammam Melawan Sanksi

Bin Hammam Melawan Sanksi

- Sepakbola
Senin, 30 Mei 2011 23:18 WIB
Bin Hammam Melawan Sanksi
Jakarta - Kandidat Presiden FIFA Mohammed Bin Hammam dikenai sanksi akibat diduga terlibat suap. Menghadapi sanksi tersebut, Bin Hammam bertekad untuk melakukan perlawanan.

Bin Hammam diskorsing oleh Komite Etik FIFA setelah Presiden AFC itu dituduh memberi suap di acara pertemuan Uni Sepakbola Karibia (CFU). Selain Bin Hammam, yang juga dihukum adalah Presiden CONCACAF, Jack Warner.

Melalui situs pribadinya, Bin Hammam kemudian membantah semua tudingan itu dan berniat untuk mengajukan banding secepatnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mohammed Bin Hammam tidak akan menerima keputusan yang diambil Komite Etik FIFA kemarin," demikian kata Bin Hammam seperti yang diwartakan SkySports.

"Karena satu-satunya langkah yang mungkin adalah mengajukan banding, maka Bin Hammam pada Selasa (31/5/2011) mengajukan banding untuk meminta skorsing itu dicabut sebelum Kongres FIFA dimulai Rabu," lanjut pernyataan itu.

Pada 1 Juni nanti, Kongres FIFA akan dimulai dengan salah satu agendanya adalah pemilihan Presiden. Akibat terbelit kasus suap itu, Bin Hammam mengundurkan diri dan Presiden FIFA Sepp Blatter praktis melenggang sendirian untuk mempertahankan kursinya.

"Ada banyak pertanyaan: apa yang didiskusikan di Komite Etik dan bagaimana Komite Etik mengambil kesimpulan? Ada banyak pertanyaan yang harus dijawab dan transparansi sangat dibutuhkan," kata Bin Hammam.

"Jalannya kasus ini berlangsung tidak sesuai dengan prinsip keadilan manapun. Saya dihukum sebelum saya dibuktikan bersalah," gusar Bin Hammam.





(arp/roz)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads