Sepakbola Disarankan Dikelola oleh Mantan Pemain

Sepakbola Disarankan Dikelola oleh Mantan Pemain

- Sepakbola
Selasa, 31 Mei 2011 12:57 WIB
Sepakbola Disarankan Dikelola oleh Mantan Pemain
Rio de Janeiro - Skandal korupsi yang tengah melanda FIFA telah menunjukkan bahwa olahraga sepakbola mestinya dikelola oleh mantan pemain yang benar-benar memahami substansi dari olahraga itu.

Opini tersebut dilontarkan oleh Carlos Alberto Torres, mantan kapten Brasil saat menjadi juara Piala Dunia 1970, menyikapi kasus terkini menyoal skandal korupsi FIFA.

"Mesti ada perubahan secara umum, ada sedemikian banyak orang yang bisa duduk di sana," tegas Carlos Alberto kepada Reuters.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia lantas menyebut dua nama mantan pemain yang juga terbukti piawai saat mengelola sepakbola, yakni mantan pemain timnas Prancis Michel Platini dan eks punggawa timnas Jerman Franz Beckenbauer.

"Platini sedang melakukan sebuah pekerjaan yang bagus di UEFA, Anda bisa melihat kesuksesan itu di Liga Champions. (Juga) Ada Beckenbauer, yang secara brilian mengelola Piala Dunia di Jerman (tahun 2006)," sebutnya.

Tuduhan suap yang diarahkan ke beberapa ofisial FIFA, dan tengah diselidiki Komite Etika FIFA, sudah berimbas dengan dihukumnya Presiden CONCACAF Jack Warner dan Presiden AFC Mohamed bin Hammam.

Presiden FIFA Sepp Blatter sempat tersangkut, tetapi kemudian dinyatakan tidak bersalah oleh komite bersangkutan. Ia pun kini menjadi calon tunggal menuju pemilihan presiden FIFA menyusul pengunduran diri Bin Hammam.

Peristiwa itu kian membuat Carlos Alberto menilai kalau FIFA butuh angin segar karena dampaknya akan positif untuk dunia sepakbola secara umum.

"Saya pikir harus ada orang baru yang memimpin. Adanya orang-orang yang sama (berkuasa) terlalu lama menciptakan lingkaran setan. Saya pikir penyegaran bagus di semua hal, bukan hanya sepakbola. Adanya orang yang berkuasa terlalu lama melahirkan situasi rumit yang membuat orang-orang curiga ada korupsi."

"Yang ideal adalah persoalan ini menjadi jelas, dalam aspek kejujuran. Tapi semenjak kecurigaan sudah lahir, saya pikir itu tidaklah bagus untuk sepakbola," papar Carlos Alberto.

Dari dalam negeri, opini bahwa sepakbola sejatinya lebih baik diurusi oleh mantan pemain juga dikemukakan oleh Pelatih Persija Jakarta Rahmad Darmawan, dalam percakapan dengan detikSport.

"Pemimpin cabang olahraga sebaiknya tak cuma senang (dengan olahraga itu), tapi juga bekas pemain. Ada sikap-sikap yang dominan yang akan terlihat dalam membuat sebuah kebijakan, itu terkait etika dan sportivitas," analisis Rahmad yang juga Pelatih Timnas U-23 Indonesia.






(krs/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads