Tragedi Keluarga Savo Milosevic

Tragedi Keluarga Savo Milosevic

- Sepakbola
Minggu, 12 Jun 2011 04:57 WIB
Tragedi Keluarga Savo Milosevic
Glavicice - Duka mendalam tengah dirasakan oleh eks striker timnas Serbia, Savo Milosevic, usai ayahnya tewas dibunuh. Ironisnya, sang pembunuh adalah kakek Milosevic sendiri.

Ayah Savo, Stevo Milosevic, tewas dengan luka tembak di dada. Pelaku penembakan adalah Savo Senior, yang tak lain adalah ayah Stevo dan kakek Savo Milosevic.

Awal mulanya, Savo Senior dan Stevo terlibat cekcok di rumah keluarga mereka di Glavicice, Bosnia-Herzegovina. Mereka memperdebatkan masalah harta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena cekcok makin meruncing, Savo Senior tampaknya lepas kontrol dan menembakkan senapan M-48 ke arah anaknya. Stevo rubuh terkena timah panas.

Meski sempat dibawa ke rumah sakit, nyawa Stevo tak bisa diselamatkan. Sementara Savo Senior ditangkap aparat berwajib dan harus mempertanggung jawabkan perbuatannya.

"Kami meminta media untuk memberi keleluasaan kepada pihak keluarga dan memberi waktu kepada kami untuk melewati tragedi ini. Jadi, kami bisa mengatasi maslaah ini bersama," demikian pernyataan Savo Milosevic kepada harian Tanjug.

Savo Milosevic adalah penyerang yang namanya mencuat pada akhir tahun 1990-an. Dia sempat memperkuat Aston Villa, Real Zaragoza, Parma, Osasuna, Celta Vigo, dan menutup kariernya di Rubin Kazan. Bersama timnas Serbia, dia mengoleksi 102 caps dan mencetak 37 gol.


(mfi/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads