Ayah Savo, Stevo Milosevic, tewas dengan luka tembak di dada. Pelaku penembakan adalah Savo Senior, yang tak lain adalah ayah Stevo dan kakek Savo Milosevic.
Awal mulanya, Savo Senior dan Stevo terlibat cekcok di rumah keluarga mereka di Glavicice, Bosnia-Herzegovina. Mereka memperdebatkan masalah harta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski sempat dibawa ke rumah sakit, nyawa Stevo tak bisa diselamatkan. Sementara Savo Senior ditangkap aparat berwajib dan harus mempertanggung jawabkan perbuatannya.
"Kami meminta media untuk memberi keleluasaan kepada pihak keluarga dan memberi waktu kepada kami untuk melewati tragedi ini. Jadi, kami bisa mengatasi maslaah ini bersama," demikian pernyataan Savo Milosevic kepada harian Tanjug.
Savo Milosevic adalah penyerang yang namanya mencuat pada akhir tahun 1990-an. Dia sempat memperkuat Aston Villa, Real Zaragoza, Parma, Osasuna, Celta Vigo, dan menutup kariernya di Rubin Kazan. Bersama timnas Serbia, dia mengoleksi 102 caps dan mencetak 37 gol.
(mfi/krs)











































