Sebagai juara Grup C, Chile akan menghadapi runner-up Grup B, Venezuela, di duel perempatfinal yang bakal dipanggungkan di Stadion Centenario, San Juan, Minggu (17/7/2011).
Walau Venezuela baru dua kali ini (selain tahun 2007 di kandang sendiri) melewati hadangan babak pertama, tidak berarti Chile bisa berleha-leha dan memastikan kemenangan sebelum duel berlangsung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Venezuela menjadi runner-up Grup B dengan status yang tak terkalahkan (sekali menang dua kali seri)--sama dengan capaian Brasil si juara grup. Bahkan, menurut Paredes, Venezuela masih lebih baik ketimbang Brasil.
"Bagi saya, mereka bermain lebih baik daripada Brasil dalam tiga pertandingan (grup). Kita tahu Brasil itu apa, kekuatan besar sepakbola, maka pertandingan Minggu nanti akan sulit," tambah Paredes.
Bagi Chile, ajang Copa America kali ini tak ubahnya bermain di rumah sendiri. Kedekatan jarak antara Chile dengan Argentina membuat banyak pendukung La Roja yang mau datang langsung ke stadion.
Apalagi kota San Juan yang akan dipakai pada Minggu. Sama dengan kota Mendoza, San Juan berjarak sangat dekat dengan perbatasan Chile, sehingga diperkirakan sekitar 20 ribu pendukung Chile akan menyaksikan timnya berlaga.
"Kami akan menjadi seperti tim kandang di San Juan, dengan para pendukung kami di belakang. Jika kami menang pada Minggu nanti, kami akan kembali ke Mendoza bersama para fans. Ini penting sekali," tutup Paredes.
Foto: Esteban Paredes (tengah), Pablo Contreras (kiri) dan Mauricio Isla. Chile sangat mewaspadai Venezuela. (AFP/Alejandro Pagni)
(arp/krs)











































