Chile yang lebih diunggulkan takluk 1-2 dari Venezuela dalam laga perempatfinal Copa America yang digelar di San Juan, Senin (18/7/2011) dinihari WIB.
Setelah kekalahan itu, Borghi menyatakan akan mundur. Tetapi ia mundur dengan kebanggaan karena telah memandu Chile menampilkan permainan yang bagus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya mungkin sedih karena kami tersisih, tapi saya tidak akan pulang dengan perasaan buruk karena tim ini selalu main menyerang, total dan tidak pernah gentar. Saya pergi dengan tenang," tambah pria Argentina berusia 46 tahun itu.
Borghi melatih Chile sejak Februari tahun ini untuk menggantikan Marcelo Bielsa. Walau singkat, Borghi cukup sukses mempertahankan identitas Chile sebagai tim yang gemar bermain menyerang.
"Dalam laga-laga yang kami mainkan, cuma 45 menit kami bermain buruk, itu adalah di babak pertama pertandingan tadi (melawan Venezuela). Sisanya positif. Kami yakin banyak target kedua kami yang tercapai," ulas Borghi.
"Sayangnya kami tidak bisa memenuhi ekspektasi pendukung," tutup Borghi.
(arp/a2s)











































