Kado Terindah dari Nadeshiko Japan

Kado Terindah dari Nadeshiko Japan

- Sepakbola
Selasa, 19 Jul 2011 13:25 WIB
Kado Terindah dari Nadeshiko Japan
Narita - Timnas putri Jepang yang baru saja menjuarai Piala Dunia Wanita 2011 mendapat sambutan hangat setibanya di tanah air mereka. Keberhasilan Nadeshiko Japan jadi obat luka pasca bencana gempa dan tsunami.

Jepang baru saja menjadi kampiun Piala Dunia Wanita untuk pertama kalinya. Di partai final, mereka mengalahkan Amerika Serikat lewat adu penalti.

Kesuksesan itu memicu euforia di kalangan rakyat Negeri Sakura. Mereka larut dalam kegembiraan setelah negaranya jadi negara Asia pertama yang merebut trofi tertinggi di kelas sepakbola wanita.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ribuan fans yang memakai jersey biru khas Jepang menjejali Bandara Narita untuk menyambut kepulangan skuad asuhan Norio Sasaki itu. Mereka mengelu-elukan Ayumi Kaihori dkk. yang tiba dengan kalungan medali di leher mereka. Sebagian di antara mereka berseru "Omedeto Gozaimasu" atau selamat.

Jepang memang membawa motivasi berlipat di Piala Dunia 2011. Bencana besar yang baru menghantam negeri mereka membuat para pemain bertekad untuk membawa pulang kado termanis buat saudara-saudaranya.

Dilansir Yahoosports, para pemain Jepang melakukan "ritual" khusus sebelum bertanding. Mereka melihat gambar-gambar kehancuran negeri mereka akibat gempa dan tsunami yang terjadi pada 11 Maret silam dan menjadikannya penyemangat saat berlaga di lapangan.

Beberapa saat sebelum kick-off laga final, para pemain Jepang mengirimkan pesan negaranya untuk dunia. Mereka membentangkan sebuah banner bertuliskan "Untuk semua kawan kami di seluruh dunia--Terima kasih atas dukungan kalian".

"Saat berangkat ke Jerman, kami cuma punya semangat seperti rakyat Jepang setelah bencana tsunami. Tapi, pendukung kami memberi dukungan lebih dari itu," kata kapten Homare Sawa.

Perdana Menteri Naoto Kan menyebut kesuksesan Sawa cs. sebagai hadiah terindah untuk rakyat Jepang, khususnya yang menjadi korban gempa dan tsunami.

"Mereka bahkan memainkan peran penyampaian pikiran dari orang Jepang. Sebagai perdana menteri, dan sebagai salah satu warga Jepang, saya ingin mengungkapkan rasa terima kasih yang tulus," ucap Kan, seperti dikutip The Mainichi Daily News.

(mfi/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads