Brasil yang memegang trofi Copa America di dua edisi terakhir gagal mengulangi prestasinya, setelah disingkirkan Paraguay lewat adu penalti, setelah bermain imbang tanpa gol di waktu normal dan perpanjangan waktu.
Bagi Brasil ini tentunya sebuah kemunduran mengingat turnamen ini adalah persiapan awal menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014 serta ujian bagi kiprah Menezes sebagai pelatih baru juara dunia lima kali itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Imbang 0-0 dan 2-2 dengan Venezuela serta Paraguay, Brasil akhirnya baru lolos setelah menang 4-2 atas Ekuador di laga terakhir.
Pasca penampilan yang sedikit membaik itu membuat Brasil optimistis menatap laga kontra Paraguay. Namun nasib berkata lain dan Brasil harus angkat koper.
Masa depan Menezes sebagai pelatih Brasil pun mulai diperbincangkan. Tapi dinilai Menezes Brasil sebenarnya sudah tampil sebaik yang mereka bisa, tapi memang dewi fortuna belum menghampiri mereka.
"Penting untuk kami tetap tenang usai kekalahan ini dan tak berpikir yang negatif. Kami meningkat usai permulaai kompetisi ini dan kami terus bekerja keras, hingga kami bisa meraih hasil positif ke depannya," urai Menezes seperti dilansir ESPN Star.
"Sangat mengecewakan ketika segalanya tak berjalan dengan yang kita inginkan," sambungnya.
"Ketika kami kalah dari tim yang belum pernah sekalipun menang dan kini mencapai semifinal. Namun itulah sepakbola dan kami sudah belajar bagaimana menanganinya untuk menghindari kami melupakan kerja keras yang kami sudah lakukan sejauh ini," tukasnya.
"Dan dalam waktu yang sama kami harus tahu bahwa kami harus melakukan perbaikan dari sekarang," lugas Menezes.
(mrp/mfi)











































