Mei lalu, Bin Hammam yang merupakan Presiden AFC dan Jack Warner yang merupakan Presiden CONCACAF diskorsing sementara dari seluruh kegiatan sepakbola. Keputusan final untuk mereka akan menunggu hasil akhir penyelidikan kasus suap untuk anggota Persatuan Sepakbola Karibia (CFU).
Saat itu, Bin Hammam menuding Komite Etik FIFA tidak independen. Dia menyebut Sekjen FIFA Jerome Valcke telah melakukan intervensi yang menyebabkan dirinya dihukum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tuan Bin Hammam dengan ini dinyatakan tak boleh mengikuti kegiatan sepakbola, baik di level nasional atau internasional, seumur hidupnya," demikian pernyataan yang disampaikan oleh Deputi Chairman Komite Etik FIFA Petrus Damaseb kepada AFP.
Bin Hammam sendiri tidak menghadiri pertemuan tersebut. Namun, ketua tim legalnya, Eugene Gullend, memberikan pernyataan setelah keputusan FIFA dibacakan.
"Tuan Bin Hammam menolak keputusan Komite Etik FIFA dan tetap menyatakan dirinya tidak bersalah," ucap Gullend.
"Dia akan terus memperjuangkan kasus ini melalui jalur hukum yang masih terbuka untuknya," tegas Gullend kemudian.
(roz/din)











































