Dilansir dari situs resmi federasi sepakbola Asia, Matsuda memulai latihan bersama timnya Matsumoto Yamaga pada hari Selasa (2/8/2011) pagi waktu setempat. Ketika memulai latihan, pilar Jepang di Piala Dunia 2002 itu tak menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan.
Kemudian ia ambruk saat latihan. Bek berusia 34 tahun itu selanjutnya dilarikan ke rumah sakit Shinshu University untuk mendapatkan tindakan medis lebih lanjut dengan menggunakan respirator artifisial. Dokter yang merawat Matsuda menyebut kondisi sang pemain sangat kritis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari Reuters, kejadian yang menimpa Matsuda menimbulkan keterkejutan di kalangan persepakbolaan Jepang. "Saya tak percaya. Saya hanya mendengar kondisinya tengah lemah. Saya berharap dia bisa segera pulih dan kami bisa mendengar suara dia lagi," ujar eks kapten timnas Jepang Yuji Nakazawa.
Sementara itu Shunsuke Nakamura buru-buru menengok pemilik 40 caps bagi tim "Samurai Biru" tersebut segera setelah Matsuda dilarikan ke rumah sakit. Nakamura berada di rumah sakit selama 20 menit dan hanya bisa melihat dari luar jendela ruang ICU.
"Saya dengar dia pingsan, namun saya tidak mendengar kabar selengkapnya. Namun saya sudah melihatnya dan saya yakin dia akan sembuh," ujar Nakamura.
Kantor berita Kyodo melaporkan, tingginya suhu udara di Jepang menyebabkan peningkatan terhadap serangan jantung. Dalam dua bulan terakhir hingga akhir Juli, tercatat 43 nyawa melayang akibat serangan jantung.
(nar/rin)










































