UEFA Ingin Klub Lestarikan Pemain Lokal

UEFA Ingin Klub Lestarikan Pemain Lokal

- Sepakbola
Selasa, 29 Jun 2004 15:24 WIB
Jakarta - Banyaknya pemain asing di klub-klub Eropa membuat UEFA resah. Oleh karena itu mereka berencana menerapkan peraturan soal pelestarian pemain lokal."Diskusi soal bagaimana meningkatkan peran pemain lokal di tiap klub telah dilakukan dalam berbagai level sepakbola Eropa. Gunanya untuk memberikan kesempatan bermain yang lebih banyak buat para pemain muda lokal, dan mengupayakan bagaimana timnas bisa dihasilkan dari lingkungan sepakbola yang ada di negara bersangkutan," ungkap UEFA seperti dikutip Reuters, Selasa (29/6/2004).Pernyataan ini dikeluarkan UEFA sesaat setelah mengadakan pertemuan dengan FIFA. Peraturan ini diyakini berguna untuk menjaga identitas nasional suatu negara agar tetap terjaga. Mungkin setelah UEFA melihat klub-klub Eropa sekarang mereka beranggapan begini: "Masak iya klub yang ngakunya dari Italia diperkuat oleh 10 orang Brasil?" Tak salah memang jika UEFA berpikir demikian. Pasalnya klub Eropa sekarang memang kelihatan terlalu banyak memakai jasa pemain asing ketimbang pemain lokal. Di tiap klub besar terdapat setidaknya 10 pemain asing. Klub Spanyol Real Madrid, misalnya, menyebut dirinya 'Galacticos' karena terdiri dari para pemain terbaik dunia yang berasal dari berbagai negara. Klub Inggris Chelsea kini boleh dibilang hampir seluruh pemain intinya merupakan legiun asing. 'The Blues' bahkan menjadi satu-satunya klub Liga Inggris yang pernah berlaga dengan 11 pemain non-Inggris di lapangan. Itu terjadi kala pertandingan lawan Southampton bulan Desember tahun 1999.Oleh karena itu UEFA sangat ingin mengurangi dampak fenomena membanjirnya pemain asing dengan menerapkan peraturan yang meminta setiap klub agar melestarikan beberapa orang pemain muda dalam skuadnya. Misalnya dengan menyertakan tujuh atau delapan pemain binaan klub atau binaan timnas dalam skuad yang terdiri dari 25 orang pemain. Namun demikian soal dipakai tidaknya mereka sepenuhnya menjadi wewenang klub. Pasalnya di bawah hukum Uni Eropa setiap klub berhak mempergunakan sebanyak mungkin pemain yang mereka ingin mainkan tanpa dasar kewarganegaraan. Tampaknya baru Liga Spanyol saja yang masih melestarikan pembatasan pemain non-uni eropa yang boleh diturunkan tiap klub di lapangan. Hal ini berimbas kepada timnas Spanyol. Nama Fernando Torres, Joaquin Sanchez, Vicente Rodriguez, atau Raul Bravo, yang merupakan pemain inti di klub masing-masing, kini juga telah menjadi harapan timnas 'matador'. (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads