Inggris Beruntung, Wembley Jadi Beban

Inggris Beruntung, Wembley Jadi Beban

- Sepakbola
Rabu, 07 Sep 2011 07:08 WIB
Inggris Beruntung, Wembley Jadi Beban
London - Inggris berhasil mengalahkan Wales dan semakin mendekati putaran final Piala Eropa 2012. Meski demikian, pelatih Fabio Capello mengeluhkan permainan timnya yang buruk dan menyebut Wembley sebagai "sesuatu".

Lewat gol Ashley Young di menit 35, Inggris menang 1-0 dalam lanjutan pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2012 Grup G, Rabu (7/9/2011) dinihari WIB, dan hanya butuh satu poin lagi untuk lolos ke Polandia-Ukraina.

Mereka nyaris urung mendapatkan tiga angka itu ketika pemain pengganti Wales, Robert Earnshaw, nyaris menggetarkan gawang Joe Hart di 13 menit terakhir, kalau saja tembakannya dari ruang yang besar tidak melambung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami beruntung. Momen ketika pemain mereka membuat sebuah kesalahan besar di depan gawang kami, itu adalah keberuntungan. Tapi saya pikir kami tidak bermain sangat baik di 15 menit terakhir dan tertekan. Kami tak pernah punya penguasaan bola yang baik, tidak melakukan pressing. Kami mengandalkan serangan balik tanpa kecepatan," ulas Capello usai laga, dikutip BBC.

"Kami bermain bagus selama 20 menit di babak pertama, tapi kita perlu bermain baik di sepanjang pertandingan. Kita harus bermain baik di setiap momen."

Secara khusus Capello menduga bahwa Inggris punya beban tersendiri jika bermain di kandang kebesarannya, Stadion Wembley. Hasil atas Wales ini adalah kemenangan pertama The Three Lions dalam satu setengah tahun terakhir di stadion tersebut.

"Kadang-kadang hasil adalah hal terpenting, dan saya rasa di Wembley tim-tim lawan kami bermain dengan lebih berani dan agresif," tukas pelatih asal Italia itu.

"Mungkin di Wembley sini kami kehilangan kepercayaan diri. Beberapa pemain yang biasanya melakukan dribel dan langsung mengarah ke gawang, tidak melakukannya. Kami membuat umpan silang ke mulut gawang empat-lima kali. Saya selalu ingin tiga pemain di depan gawang, tapi yang ada cuma satu.

"Di babak kualifikasi Piala Dunia (lalu) kami bermain sangat baik di Wembley, tapi kami mungkin merasakan tekanan untuk mendapatkan hasil yang baik, sedangkan tim-tim lain tidak begitu. Ini berbeda kalau kita bisa melakukan sesuatu dengan pikiran yang bebas," simbul Capello.




(a2s/mfi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads