Prancis Tunda Pengumuman Pelatih Baru
Kamis, 08 Jul 2004 07:40 WIB
Jakarta - Federasi Sepakbola Prancis (FFF) semula dijadwalkan akan mengumumkan nama pelatih baru mereka hari Jumat (9/7/2004) besok. Namun pihak FFF tampaknya masih belum yakin dan menunda pengumuman tersebut.Menurut seorang juru bicara FFF, Presiden Claude Simonet telah mengantongi nama pengganti Jacques Santini, tapi ia masih ingin berpikir lebih matang mengenai keputusan itu."Mr. Simnonet telah memberitahu kami, nama pelatih timnas yang baru akan diumumkan hari Senin (12/7) mendatang di markas FFF, Paris. Mr. Simonet mengatakan ia ingin memberikan waktu pada dirinya untuk berpikir lebih panjang lagi," ujar juru bicara FFF seperti dilansir Reuters, Kamis (8/7/2004). Dengan demikian, rencana pertama kalau nama pelatih Prancis yang baru akan dipublikasikan pada hari Jumat besok pada pertemuan rutin di Clermont-Ferrand batal. Isu yang beredar di kalangan media nama Laurent Blanc dan Jean Tigana menjadi favorit sebagai pengganti Santini.Selain itu, pelatih timnas U-21 Raymond Domenech dan Bruno Metsu yang sukses membawa Senegal ke perempat final Piala Dunia 2002 juga masuk dalam daftar kandidat pelatih Prancis.Sementara itu mantan pelatih Inggris Glenn Hoddle justru mengajukan diri untuk lowongan pekerjaan itu. Jika Hoddle yang terpilih, maka dirinya menjadi pelatih asing kedua yang menangani Les Belus. Tercatat, dari tahun 1973 sampai 1975 pelatih asal Rumania Stefan Kovacs pernah mengasuh tim Prancis.Sampai saat ini masih belum ada bocoran siapa nama yang dipegang Simonet. Pasalnya, Simonet banyak mengadakan pertemuan dengan para kandidat. Pada hari Rabu kemarin, selain bertemu dengan Hoddle dan Domenech, Simonet juga melakukan pembicaraan lewat telepon dengan Metsu yang sedang berada di Dakar. Sedangkan dengan Blanc dan Tigana, presiden FFF ini sempat berbicara ketika di Euro 2004 Portugal.Prancis sendiri pada 18 Agustus nanti akan mengadakan pertandingan ujicoba melawan Bosnia di Rennes. Dan memulai kualifikasi Piala Dunia 2006 pada bulan September bersama satu grup dengan Irlandia, Swiss, Israel, Cyprus dan Kepulauan Faroe. (erk/)











































