Pekan lalu, Bento membuat Bosingwa naik darah. Pelatih berusia 42 tahun itu menyebut Bosingwa tidak masuk skuad Portugal yang dipersiapkan untuk laga play-off Piala Eropa 2012 melawan Bosnia karena faktor emosi dan mental.
Bosingwa tak terima disebut demikian oleh Bento. Pemain yang sudah mengoleksi 24 caps bersama Seleccao das Quinas itu pun menyatakan tidak akan membela timnas selama Bento masih jadi pelatih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut lagi, pemain berusia 29 tahun itu menyebutkan bahwa Bento tak layak mengeluarkan pernyataan seperti itu. Pasalnya, menurut dia, Bento juga memiliki masalah dengan kedisiplinan.
Semasa jadi pemain, Bento pernah mendapatkan skorsing selama enam bulan dari UEFA akibat menyerang wasit dalam laga Piala Eropa 2000. Dengan adanya catatan buruk Bento itu, Bosingwa menyebut dirinya lebih baik dari sang pelatih.
"Aku bangga mengatakan bahwa aku memiliki catatan yang bersih bersama tim nasional, tidak seperti Bento. Perilakunya di Piala Eropa 2000 harusnya tidak seperti itu," ungkap mantan pemain FC Porto itu.
Konflik pelatih timnas Portugal ini dengan pemain-pemain asuhannya bukan untuk kali pertama. Sebelumnya, Ricardo Carlvalho juga menyatakan pensiun dari timnas karena merasa tidak dihormati oleh Bento.
"Sudah jadi rahasia umum bahwa dia selalu berkonflik dengan pemain. Dia tak punya kapasitas mental dan emosional untuk memimpin sekelompok pria dan benar-benar tidak cocok untuk memimpin tim nasional," kata Bosingwa.
(mfi/mrp)











































