Dimulai dari gelar Piala Eropa yang direbut tiga tahun silam di Swiss-Austria, kemudian Spanyol kian menancapkan kukunya sebagai negara sepakbola terbaik dunia setelah merebut titel juara dunia di Afrika Selatan tahun lalu.
Dua gelar itu plus kini bertengger di posisi puncak rangking FIFA membuat La Furia Roja jadi incaran seluruh tim yang coba mengalahkan mereka. Spanyol pun sadar akan hal itu dan beberapa kali mereka kerap kesulitan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memang hanya berlabel ujicoba tapi tentu ini sudah jadi peringatan dini bagi Spanyol untuk berhati-hati, jika tak ingin kehilangan gelarnya di Polandia-Ukraina musim panas besok.
Maka beranjak dari statusnya sebagai penantang dan kini juara bertahan, Del Bosque dan anak asuhnya sendiri sudah siap untuk hal itu. Mereka sadar tanggung jawab besar akan mereka pikul mulai tahun depan.
"Kami kini di posisi yang lebih sulit dibanding tahun 2008. Dulu kami adalah penantang gelar juara, datang ke sana dengan harapan mampu tampil bagus," tukas Del Bosque di Sky Sports.
"Kami tampil dengan sangat bagus, terima kasih untuk pemain dan manajemen," sambungnya.
"Kini kami ke sana sebagai juara bertahan dan itu artinya kami lebih punya tanggung jawab yang besar," tegas eks pelatih Real Madrid itu.
"Lalu saat ini lebih banyak tim-tim kuat dibanding beberapa tahun lalu. Tim seperti Belanda, Jerman, Italia, Inggris dan Inggris akan berada di sana - ini adalah tantangan melawan lawan dengan kualitas seperti itu," pungkasnya.
(mrp/mrp)











































