Perseteruan Ricardo Vs Baia Masih Berlangsung
Selasa, 20 Jul 2004 12:25 WIB
Jakarta - Perseteruan kiper Portugal Ricardo Pereira dengan pemain senior Vitor Baia ternyata memang ada. Konflik di antara keduanya tersulut gara-gara omongan Baia tentang Piala Dunia 2002.Saat berlangsung konferensi pers peluncuran novel Ricardo yang berisi catatan harian sang kiper selama Euro 2004, Minggu (19/7/2004), pemain Sporting Lisbon itu mengungkapkan pokok permasalahannya dengan Baia. Baru ketahuan bahwa mereka sudah lama tidak saling bicara."Bertepatan dengan hari kelahiran anak saya (Juni 2003), saya terkejut dengan komentar yang dibuat Baia di media massa mengenai diri saya,β tutur Ricardo seperti dikutip Goal.com Selasa (20/7/2004).βIa berbicara tentang Piala Dunia 2002 dan berkata 'mereka yang berhak masuk tim di Piala Dunia seharusnya bisa membuktikan kemampuannya selama sesi latihan'. Sejak itu saya tidak bicara lagi dengan Baia," sambungnya.Saat itu banyak pengamat bola meyakini seharusnya Ricardo-lah yang menjadi kiper utama Portugal di PD 2002. Apalagi selama kualifikasi peranan Ricardo lebih besar ketimbang Baia."Saya sangat tersinggung dengan komentar Baia. Pasalnya, yang bermain di sebagian besar kualifikasi piala dunia adalah saya. Jelas sekali, Baia tidak menunjukkan penghargaan terhadap kerja keras pemain lain yang membuat dirinya terpilih sebagai kiper utama.""Saya sendiri tidak setuju dengan keputusan manajer tim Antonio Oliveira memilih Baia (waktu itu). Oliveira tidak seperti Luiz Felipe Scolari, yang lebih memilih saya daripada dia (Baia)," tandas Ricardo.Di turnamen Euro 2004 Baia tidak diikutsertakan Scolari dengan alasan usianya sudah sepuh, 35 tahun. Memulai debut bersama Portugal empat belas tahun lalu, sampai Piala Dunia 2002, Baia sudah mengemas 83 caps. Sementara Ricardo, baru memulai debutnya tiga tahun lalu, saat Portugal bermain imbang dengan Inggris dengan skor 1-1. (erk/)










































