Piala Asia
Cina Waspadai Kejutan Indonesia
Rabu, 21 Jul 2004 01:05 WIB
Jakarta - Setelah gagal meraih kemenangan atas Bahrain di pertandingan pertama babak penyisihan grup A, Cina bertekad untuk meraih nilai penuh melawan Indonesia. Namun tim tuan rumah menghawatirkan kejutan dari Indonesia.Di pertandingan pertama pembukaan Piala Asia, Cina hanya bermain imbang 2-2 dengan Bahrain. Untuk memuluskan langkahnya ke babak perempat final, tim tuan rumah membutuhkan kemenangan. Namun melawan Indonesia hari Rabu (21/7/2004) malam, Cina khawatir dengan kejutan yang di tunjukkan tim "Merah Putih"."Anda bisa lihat mereka konsentrasi bertahan di paruh pertama, dengan menempatkan lebih banyak pemain di daerah pertahanan. Namun mereka sangat berbahaya ketika memiliki kesempatan untuk melakukan serangan balik," ujar pemain tengah Cina Yan Song, seperti dilansir situs resmi Piala Asia 2004, Selasa (20/7/2004)."Mereka menggunakan kesempatan pertama mereka untuk mencetak gol. Dan gol kedua menunjukkan bagaimana hebatnya mereka dalam melakukan serangan balik," tambahnya. Namun bukan berarti Cina tidak memiliki strategi khusus melawan Indonesia. Faktor postur tubuh menjadi salah satu keunggulan yang akan dioptimalkan untuk mencuri gol."Pemain bertahan mereka tidak terlalu tinggi dan kurang kuat. Jadi kami akan lebih unggul di bola-bola atas, dan akan menekan mereka melalui bola-bola mati," ujarnya.Pelatih Arie Haan dilaporkan menghabiskan waktu satu jam lebih untuk melakukan latihan mencetak gol hari Selasa (20/7/2004). Hal ini menunjukkan betapa Cina ingin segera memasukkan gol ke gawang Hendro Kartiko.Sementara itu tim Indonesia yang merupakan unggulan terakhir di turnamen ini, akan tampil lebih lepas menghadapi Cina. Kemenangan pertama Indonesia di Piala Asia saat megalahkan Qatar 2-1 hari Minggu lalu, menempatkan skuad asuhan Ivan Kolev sebagai pimpinan klasemen sementara grup A.Tim Indonesia bahkan sempat melakukan wisata ke Tembok Raksasa Cina, sebagai hadiah dari kedutaan besar Indonesia di Cina hari Senin lalu. Agung Setyabudi cs kembali melakukan latihan hari Selasa (20/7/2004). Namun nuansa santai masih tetap mewarnai latihan tim Indonesia. "Kemenangan bukanlah segalanya. Namun kami akan tetap berusaha untuk mendapatkan hasil terbaik," ujar Ponaryo Astaman, yang mencetak gol kedua Indonesia ke gawang Qatar.Satu-satunya pemain yang dikhawatirkan tidak bisa tampil melawan Cina ialah Alexander Pulalo yang mengalami cedera hamstring saat melawan Qatar. Namun selebihnya pemain Indonesia dalam kondisi siap, sehingga kemungkinan besar Kolev akan menurunkan susunan pemain yang sama. (lom/)











































