Capello: Jerman 'Curi' Pemain

Capello: Jerman 'Curi' Pemain

- Sepakbola
Jumat, 30 Des 2011 15:04 WIB
Capello: Jerman Curi Pemain
Dubai - Sejak satu dekade ini, timnas Jerman sangat multikultural dengan banyak dihuni pemain yang bukan asli keturunan negara itu. Fabio Capello mengkritik keras hal itu dan menilai sebagai sebuah tindakan "pencurian".

Dimulai dari klan Polandia saat Miroslav Klose dan Lukas Podolski mencuat namanya bersama Der Panser serta ada dulu striker Jerman keturunan Brasil yakni Paulo Rink.

Kemudian klan Turki mulai masuk di tim pemilik tiga titel juara dunia itu, yang ditandai masuknya Mesut Oezil dan kini Ilkay Gundogan. Mungkin hanya Nuri Sahin, talenta berbakat asal Turki, yang lepas dari "tangkapan" dan malah memilih membela tanah kelahirannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lalu juga dari Ghana ada dulu Gerald Asamoah yang dilanjutkan Patrik Owomoyela, Denis Aogo, dan Jerome Boateng. Sami Khedira yang tulang punggung Jerman di Piala Dunia lalu juga merupakan keturunan Tunisia.

Masih ada Mario Gomez yang keturunan Spanyol, Kevin Kuranyi punya darah Puerto Rico, Lewis Holtby yang berdarah Inggris serta Cacau (Brasil) yang hasil naturilasasi.

Itu semua memang dilakukan Federasi Sepakbola Jerman (DFB) demi membangkitkan sepakbolanya yang sempat terpuruk pasca berakhirnya era Lothar Matthaeus dkk. Dan hasilnya pun sudah terlihat saat ini.

Meski berhasil, cara Jerman yang mengambil talenta-talenta berbakat dari negara lain, khususnya Turki, mendapat kecaman keras dari pelatih Inggris, Capello. Dia melihat hal ini dapat merugikan negara lain dalam persaingannya

"Peraturan harus dibuat tegas. Klub-klub kaya pasti akan dengan memudah memantau dan merebut pemain berbakat dengan memberikan harga yang tinggi, tanpa memikirkan konsekuensi untuk timnas negara sang pemain," sahut Capello seperti dilansir Sky Sports.

"Para pemain itu tentunya akan memiliki paspor di negara klub yang membelinya. Contohnya Timnas Jerman banyak diisi pemain yang lahir di Jerman atau yang tidak pernah bermain untuk timnas asal mereka. Padahal, Turki akan bisa lebih kuat dengan kehadiran mereka," tambah pelatih asal Italia saat sambutan pada Konferensi Olahraga Internasional di Dubai.

"Saya tidak bisa menerima itu. Saya sudah berbicara dengan Michel Platini dan dia ingin mencari solusinya. Di masa depan, klub akan dilarang "mencuri" pemain yang masih berumur muda dari negara lain."

Namun, Capello membantah melakukan hal yang sama ketika dirinya ditanya soal pemanggilan Danny Welbeck ke timnas Inggris. Padahal Welbeck masih punya kesempatan untuk membela Ghana yang merupakan negara asal ayahnya.

"Itu adalah keputusan pribadi. Saya telah berbicara kepada ayahnya serta keluarganya dan mereka oke-oke saja anaknya bermain untuk Inggris. Dia lahir dan besar di Inggris," simpul Capello.


(mrp/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads