Seperti dilansir Yahoosports, Direktur Palmeiras -- satu-satunya klub yang Marcos huni semenjak awal kariernya--, Cesar Sampaio, mengonfirmasi kabar mengenai pensiunnya Marcos di awal tahun ini.
Meski namanya sudah tenggelam sejak 2006 pasca mengundurkan diri dari timnas Brasil, tapi Marcos tetap salah satu kiper terbaik yang dimiliki negara itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dan itu berlanjut ketika Felipe Scolari memilih dirinya jadi kiper utama Brasil di Jepang-Korsel 2002. Kepercayaan yang dibayar tuntas oleh Marcos dengan membawa 'Tim Samba' meraih gelar juara dunia kelimanya.
Dari tujuh pertandingan, Marcos hanya kebobolan empat gol dan meraih empat clean sheets. Ia terpilih sebagai kiper ketiga terbaik di turnamen empat tahunan itu.
Namun, cedera yang menggangu pemain bertinggi badan 193 cm itu membuat kariernya di timnas meredup dan ia baru bisa lagi memperkuat timnas di tahun 2005. Tapi itu pun hanya bermain di laga pembuka kontra Jepang pada Piala Konfederasi.
Selama kariernya, Marcos hanya bermain di Palmeiras dan ia pun sudah didapuk jadi legenda klub itu dengan 532 penampilan. Persembahan terbaiknya adalah empat gelar Provinsi, dua gelar nasional dan Copa Libertadores tahun 1999.
Kiper bernama lengkap Marcos Roberto Silveira Reis itu akhirnya memutuskan pensiun di usianya yang kini menginjak 38 tahun.
Foto: Aksi Marcos saat mengawal gawang Brazil pada Final Piala Dunia 2002 kontra Jerman (AFP/Damien Meyer)
(mrp/mfi)











































