Piala Asia
Kalah dari Bahrain, Indonesia Tersingkir
Minggu, 25 Jul 2004 20:01 WIB
Jakarta - Partai terpenting bagi tim Merah-Putih gagal dimenangkan Hendro Kartiko dkk. Bahrain tundukkan Indonesia 3-1 dan lolos ke perempat final.Di Stadion Shandong Jinan, Minggu (25/7/2004), partai terakhir penyisihan Grup A ini adalah penentuan kedua nasib kedua belah pihak. Minimal Indonesia harus bermain seri untuk bisa lolos ke perempat final. Namun kenyataannya, Bahrain bermain solid dan mengantongi kemenangan.Pertandingan diawali dengan serangan dari Bahrain. Dua serangan dari Bahrain mengancam pada lima menit pertama pertandingan berhasil dihalau kiper Hendro Kartiko. Kiper Indonesia yang berkepala botak ini sempat mendapat perawatan setelah bertabrakan dengan pemain Bahrain saat menepis bola. Giliran serangan balik pasukan Ivan Kolev dibangun oleh Agus Indra. Namun saat akan memasuki kotak penalti, tekelan keras pemain lawan memaksa Agus berhenti dan digotong keluar lapangan. Hadiah tendangan bebas untuk Indonesia.Peluang tendangan bebas tidak bisa dimanfaatkan skuad Merah-Putih. Tendangan bebas Syamsul Bachri terlambat disambut Harry Saputra, padahal posisi bola cukup potensial membuahkan gol karena jatuh di depan gawang kiper Ali Saaed.Dua puluh menit berlalu penguasaan bola masih 50-50, belum ada serangan yang berbahaya untuk kedua tim. Tekanan-tekanan Bahrain masih bisa diamankan oleh Hendro Kartiko. Namun kiper Indonesia ini tampak sedikit kesal dengan rekan-rekan lini pertahanan yang kurang memperketat penjagaannya. Perangkap-perangkap offside sempat menyulitkan M.Salmeen dkk, tetapi bukan berarti ketajaman gempuran Bahrain berkurang. Hendro Kartiko kembali menjadi penyelamat Indonesia ketika tendangan keras dari sayap kanan M.Salmeen meluncur deras tepat ke jantung gawang. Namun pada menit ke-45 gawang Hendro akhirnya jebol oleh tendangan Husain Ali. Pemain Bahrain bernomor punggung 9 ini menyelesaikan dengan baik umpan dari pemain belakang Talal yang berhasil menerobos ke daerah kotak penalti Indonesia. Babak pertama pun ditutup dengan kedudukan 1-0 untuk Bahrain.Babak kedua dimulai dengan tidak berkurangnya keagresifan tim Bahrain. Gempuran dua Hubail bersaudara terus meneror gawang Hendro. Benar saja, di menit 56 M.Hubail menyerang dan lolos penjagaan pemain belakang Indonesia melancarkan umpan ke depan gawang. Sempat menyentuh kaki seorang pemain Indonesia, tapi laju bola justru menghampiri Ahmad Hubail yang langsung dengan sentuhan kaki kanannya bola melesat ke gawang Indonesia. Bahrain makin memantapkan keunggulannya menjadi 2-0.Keputusan Kolev memasukan Rochi Puttiray dan Ellie Aiboy langkah yang cukup baik. Dua pemain ini membawa semangat baru di dalam tim Indonesia. Di menit 75 kerja sama Budi Sudarsono, Bambang Pamungkas dan Aiboy berbuah manis. Terjangan Ellie Aiboy tidak mampu dihadang bek-bek Bahrain dan sukses melesakkan bola ke gawang. Indonesia mempersempit kedudukan menjadi 1-2.Terjadi insiden tak lama setelah bola masuk gwang Bahrain. Dua pemain Indonesia mencoba memungut bola dengan cepat agar kick off cepat dilakukan. Namun Sayed Mohamed menahannya. Bahkan ia sempat memukul muka Ponaryo Astaman yang mengakibatkan para pemain Indonesia marah. Sayed akhirnya dikartu merah oleh wasit.Sayang, selang sepuluh menit kemudian, Indonesia kembali kebobolan. Tendangan bebas Talal Yusuf memberikan gol ketiga bagi Bahrain. Bola keras Yusuf melewati barisan pagar betis Indonesia dan tetap menuju gawang. Hendro tidak bisa menghalangi laju bola yang merobek gawangnya. Dengan kedudukan skor 3-1 kemenangan sudah berada di genggaman Bahrain. Meski demikian, performa pantang menyerah ditampilkan oleh Rochi Puttiray dan pemain Indonesia lainnya sampai peluit panjang ditiupkan. Berakhir sudah perjuangan Indonesia di Piala Asia 2004. Tersingkir di babak penyisihan grup dan gagal ke perempat final. Bahrain dan Cina-lah yang masuk ke babak delapan besar. Cina memastikan tempat setelah mengalahkan Qatar 1-0. (erk/)











































