Denda Rp 2,9 M untuk Seorang Oknum Suporter Denmark

Denda Rp 2,9 M untuk Seorang Oknum Suporter Denmark

- Sepakbola
Rabu, 11 Jan 2012 01:00 WIB
Denda Rp 2,9 M untuk Seorang Oknum Suporter Denmark
Kopenhagen - Hukuman berat dijatuhkan untuk seorang suporter sepakbola dari Denmark, setelah tindakannya menyerang wasit. Denda uang sebesar Rp 2,9 miliar harus ia bayarkan menyusul kegagalannya naik banding.

Tindakan penyerangan yang dilakukan supoerter itu sebenarnya sudah terjadi nyaris lima tahun silam, tepatnya pada 2 Juni 2007, dalam partai kualifikasi Piala Eropa 2008 antara Denmark kontra Sweddia.

Ketika pertandingan di Stadion Parken memasuki menit-menit akhir, seorang fans memasuki lapangan dan mencoba menyerang wasit Herbert Fandel yang sebelumnya mengartu merah pemain Denmark, Christian Poulsen, sekaligus memberikan penalti untuk lawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akibat preseden buruk tersebut, UEFA lantas menyatakan Denmark kalah 0-3 dari Swedia. Kekalahan itu membuat Denmark gagal lolos ke Piala Eropa 2008.

Selain itu, UEFA juga menjatuhkan denda sebesar 2,2 juta krone (sekitar Rp 3,4 miliar) kepada Asosiasi Sepakbola Denmark (DBU). Denmark juga tak diperbolehkan di Parken untuk dua laga kualifikasi selanjutnya.

Sementara si suporter yang berusaha menyerang wasit kemudian langsung menghadapi tuntutan hukum dan dijatuhi hukuman penjara 30 hari, yang kemudian berkurang menjadi 20 hari usai banding di tahun 2007. Ia mengaku mabuk dan masuk ke lapangan dengan ilegal, meski menolak dakwaan tindak kekerasan.

Pada tahun 2009, pria 33 tahun yang tidak diumumkan namanya itu juga dihukum denda uang sejumlah 900 ribu krone (Rp 1,4 miliar). Suporter itu melakukan banding.

Kini di tahun 2012, Pengadilan Kopenhagen memutuskan untuk tidak menerima bandingnya dan bahkan menggandakan denda untuk si suporter. Ia kini mesti membayar denda sebesar 1,87 juta krone (2,9 miliar) kepada DBU.

"Orang bersangkutan ini mencerminkan ancaman terbesar di dalam integritas sepakbola Denmark. Tindakan kasarnya kepada wasit sudah mencoreng reputasi kami di dunia sepakbola dan juga denda 2,2 juta krone," ujar Sekjen DBU Jim Stjerne Hansen di Reuters, Rabu (11/1/2012).

DBU sendiri disebutkan bersedia untuk melakukan pembahasan untuk mengurangi denda untuknya. Suporter itu sendiri mengaku akan bangkrut jika harus membayar denda yang dijatuhkan untuknya.

Kelompok suporter Denmark juga dilaporkan sudah membuat grup-grup di situs jejaring sosial Facebook untuk membantunya membayar denda. Poulsen pun sudah bersedia membantu secara finansial karena mengaku tindakan kasar si suporter sedikit banyak terkait dengan tindakannya yang berbuah kartu merah.



(krs/mfi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads