Capello menyatakan mundur dari jabatannya itu pada 8 Februari silam setelah melakukan pembicaraan dengan beberapa petinggi FA. Kabarnya, pria asal Italia itu tak suka wewenangnya direcoki setelah ban kapten John Terry dicabut oleh FA, menyusul kasus dugaan rasisme yang dituduhkan pada bek Chelsea itu.
Sial bagi Inggris, Capello mundur hanya empat bulan sebelum Piala Eropa 2012. Dalam beberapa opini, hal tersebut bukanlah sesuatu yang menguntungkan karena artinya tim harus dibangun ulang melalui tangan arsitek yang berbeda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Posisi Capello digantikan oleh Stuart Pearce yang statusnya saat ini masih seorang caretaker. Milner optimistis bahwa Pearce adalah sosok yang tepat untuk memimpin Inggris di Piala Eropa nanti.
"Dia adalah manajer yang hebat, dan dia juga pernah menjadi pemain yang hebat. Pada dua turnamen U-21 itu, kami hanya kurang beruntung," ucap Milner, seraya menyinggung pencapaian Pearce bersama Inggris U-21 di Piala Eropa junior 2007 dan 2009.
"Kami seharusnya bisa memenangi, setidaknya, salah satu di antara dua turnamen itu. Tapi, kemudian saya menyadari bahwa selama berada dalam penanganannya pada turnamen itu, kami terlihat sangat siap."
(roz/mfi)











































