Jepang Pertahankan Gelar Juara

Piala Asia

Jepang Pertahankan Gelar Juara

- Sepakbola
Sabtu, 07 Agu 2004 20:59 WIB
Jakarta - Juara bertahan Jepang berhasil mempertahankan gelar Piala Asia setelah menundukkan tuan rumah Cina dengan skor 3-1. Gelar Piala Asia 2004 ini merupakan yang ketiga buat Jepang dalam 12 tahun terakhir. Namun gelar paling bergengsi di Asia ini menjadi gelar internasional pertama yang dipersembahkan oleh pelatih asal Brasil Zico kepada Tsuneyasu Miyamoto dkk.Seperti diperkirakan sebelumnya, penonton Cina mencoba meneror mental para pemain Jepang. Meereka membuat koor "Uu..." saat lagu kebangsaan Jepang dimainkan. Sebuah poster provokatif juga terpampang di salah satu sudut stadion yang isinya meminta Jepang meminta maaf atas invasinya ke Cina pada Perang Dunia II.Di hadapan sekitar 65 ribu penonton yang memadati Stadion Pekerja Beijing, Sabtu (7/8/2004), Jepang membuka keunggulannya di menit ke-21. Diawali dengan tendangan bebas Shunsuke Nakamura, bola mendarat di kepala Yuji Nakazawa, yang segera menyundul bola ke arah Takashi Fukunishi. Pesepakbola bernomor punggung 15 itu pun tak menyia-yiakan peluang dan menjebol gawang Liu Yunfei lewat sundulannya.Jepang nyaris menggandakan keunggulannya dengan cara yang hampir mirip di menit ke-28. Namun kali ini para pemain belakang Cina lebih sigap dengan membuang bola menjauhi area gawangnya. Sembilan menit setelah gol Fukunishi, skuad asuhan Arie Haan berhasil menyamakan kedudukan lewat kaki Li Ming. Bek bernomor punggung 21 itu berhasil menyelesaikan umpan matang Yan Song menjadi gol yang mengubah kedudukan menjadi 1-1. Meski berposisi sebagai defender, malam ini Ming cukup aktif mendukung serangan Cina. Di awal-awal babak pertama, umpannya kepada Li Jinyu hampir menjebol gawang Jepang. Sayang sundulan Jinyu masih melesat di atas gawang Yoshikatsu Kawaguchi. Di babak kedua Cina dan Jepang kembali memperagakan permainan terbuka. Namun Jepang yang mampu menambah keunggulannya di menit ke-65. Koji Nakata menjebol gawang Liu Yunfei menyambut umpan tendangan sudut Nakamura. Ketinggalan satu gol membuat Cina meningkatkan serangan. Sun Xiang nyaris menyamakan kedudukan. Namun tendangannya masih dapat dipatahkan oleh Kawaguchi. Adalah kiper bernomor punggung 23 itu pula yang mementahkan peluang Cina lewat pemain pengganti Sun Jihai dan Xu Yunlong. Malah Jepang yang akhirnya menutup pertandingan dengan keunggulan 3-1 lewat gol Keiji Tamada di menit pertama injury time. Pesepakbola bernomor punggung 20 ini berhasil mengecoh kiper Yunfei sebelum menceploskan gol yang menentukan kemenangan timnya. Selain merengkuh gelar Piala Asia ketiga dalam sejarah mereka, Jepang juga berhasil memperbaiki rekor pertandingannya atas Cina menjadi 10 (menang), 3 (seri), 6 (kalah). (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads